KALIMANTAN SATU - Dukung pengembangan di kawasan wisata mangrove Desa Ardi Mulyo, Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, Syarwani didaulat melepaskan langsung bantuan bibit kepiting.
Kunjungan kerja Syarwani ini adala rangkaian dari kunjungan kerjanya ke wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
"Alhamdulillah untuk tahap awal pengembangan bibit kepiting 2 petak, tahap kedua akan dikembangkan lagi dua petak," ujar Syarwani seperti yang dilansir account facebook @Bela Syarwani.
Kawasan wisata mangrove Desa Ardi Mulyo ini sedang mengembangkan budidaya kepiting di wilayah hutan mangrove.
Syarwani mengatakan keberadaan perusahaan yang ada di wilayah desa Ardi mukyo dapat didorong untuk melakukan hal yang sama di kawasan hutan mangrove.
" Minimal perusahaan punya ruang di wisata mangrove ini, diharapkan melalui kerja sama ini dapat menjadikan kolaborasi yang kuat dari sisi pemerintah namun dari luar seperti perusahaan juga memiliki akses di tempat ini," ujar Syarwani.
Melihat arah pengembangan wisat di Indonesia berbasis alam tentunya Syarwani yakin wisatawan yang datang ke hutan mangrove ini tak hanya orang Tanjung selor.
Namun kedepannya wisatawan dari luar daerah juga datang ke darah wisata mangrove Desa Ardi Mulyo, Bulungan Kaltara.
"Saya minta kepada PTSP Bulungan untuk memfasilitasi terkait izin UMKM yang di desa Ardi Mulyo ini, diharapkan kita bisa melakukan pembinaan pelatihan bagi pelaku UMKM sehingga bisa menjadi pendapatan bagi masyarakat di sini," ujar Syarwani.
Selain itu Bupati Bulungan ini juga meminta agar NGO bisa berkolaborasi dalam mengembangkan wilayah mangrove di Bulungan seperti di desa Ardi Mulyo ini.