Bagi Hall, ini merupakan kesempatan unik untuk belajar dari yang terhebat.
"Hari pertama Messi datang, rasanya seperti mimpi," kata Hall. "Saya seperti berada di dalam sebuah video game atau semacamnya! Saya merasa terkejut saat mengetahui bahwa dia ada di samping saya."
"Dia adalah sosok yang ramah dan mudah bergaul. Dia selalu tersenyum dan selalu datang untuk berjabat tangan. Ia adalah seorang pribadi yang hebat dan sangat baik dengan para pemain muda." aku Hall
Hall belum melakukan debut di tim utama untuk Inter Miami, namun ia telah berlatih bersama Messi dan mantan bintang Barcelona lainnya, Sergio Busquets dan Jordi Alba.
"Saya pernah bermain 11 lawan 11 melawan mereka. Itu gila. Mereka berpikir dan bermain dengan cepat. Sungguh luar biasa berada di lapangan bersama mereka di usia yang masih sangat muda.
"Messi bermain di sisi [lapangan] yang sama dan saya berhadapan langsung dengannya. Jika Anda menonton pertandingan Messi, Anda akan melihat dia berjalan, mengamati lapangan, lalu tiba-tiba dia menoleh ke belakang dan kemudian dia menghilang begitu saja!"
"Dia bergerak begitu cepat dan sulit bagi saya untuk mengikutinya. Saya merasa frustrasi, meski saya tahu bahwa ia adalah salah satu pemain terbaik di dunia, saya ingin bisa menjaganya. Saya ingin memperbaiki diri dan mampu membendungnya dengan baik di masa depan." jelas Hall
Tekad yang kuat dan berbagai kemampuan teknis yang mengesankan dari Hall menunjukkan bahwa ia memiliki bekal yang cukup untuk bersaing dengan para penyerang terbaik di dunia.
Seorang bek tengah yang berwibawa, ia memiliki kecepatan di lapangan, kuat dalam melakukan tekel dan memiliki kesadaran bertahan yang luar biasa.
Penggemar Liverpool berusia 17 tahun, yang menganggap Virgil Van Dijk dan Sergio Ramos sebagai idolanya dalam sepak bola, percaya bahwa meningkatkan kualitasnya dalam penguasaan bola dapat membawa permainannya ke level berikutnya.
"Kekuatan utama saya adalah kemampuan satu lawan satu, mampu melawan para penyerang dan bersabar untuk memenangkan bola," katanya.
"Kecepatan saya, kemampuan saya untuk memahami permainan, mengontrol permainan dan menjadi pemimpin di lapangan juga penting."
"Selain itu, saat menguasai bola, saya mampu memberikan umpan. Saya mulai mengembangkan hal tersebut dan melengkapi kemampuan saya," ujar Hall
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan FIFA, pelatih Amerika Serikat U-17, Gonzalo Segares, mengungkapkan bagaimana ia menuntut timnya untuk bermain dengan "keberanian" dalam menyerang dan bertahan.