KALIMANTANSATU.COM - Berikut ini adalah profil Stadion Ahmad Bin Ali, salah satu venue Piala Asia 2023.
Sebuah Fajar baru yang menarik telah tiba di salah satu kota paling bersejarah di Qatar, yang terletak dekat Doha menuju pemandangan gurun yang indah.
Pintu gerbang menuju gurun pasir membuka pintunya bagi dunia pada tanggal 18 Desember 2020 dengan debut spektakuler termasuk final Piala Amir.
Fitur stadion yang paling mencolok adalah fasad bercahaya, terdiri dari pola yang mencirikan berbagai aspek negara: pentingnya keluarga, keindahan gurun, flora dan fauna asli, dan perdagangan lokal dan internasional.
Bentuk kelima, perisai, menyatukan semua yang lain, mewakili kekuatan dan kesatuan yang sangat relevan dengan kota Al Rayyan.
Kawasan ini akan menampilkan berbagai fasilitas olahraga, termasuk lapangan kriket, lapangan sepak bola, taman bermain anak-anak, fasilitas gym luar ruangan, pusat olahraga air, lapangan tenis, taman skate, dan lintasan atletik.
Selain itu, akan ada taman lanskap, kafe, dan jalan setapak, di luar Mall of Qatar, yang dibuka pada 2016 dan berdekatan dengan stadion.
Al Rayyan, tempat Stadion Ahmad Bin Ali berada, terkenal dengan kecintaannya terhadap tradisi dan budaya lokal, serta tim sepak bolanya yang sangat populer, Al Rayyan Sports Club.
Komunitas erat di sini sangat berkomitmen terhadap tim.
Dibangun sebagian besar dari bahan daur ulang dari stadion sebelumnya, stadion ini menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2022 hingga babak perempat final.
Penggemar dapat mencapai stadion ini menggunakan Doha Metro.