Philippe Troussier terkesan dengan penampilan Indonesia melawan Irak, dan menyoroti pencetak gol Marselino Ferdinan dan Rafael Struick sebagai pemain yang bisa menjadi ancaman bagi Vietnam.
Pelatih pemenang Piala Asia AFC ini memiliki gaya yang berbeda dibandingkan dengan Vietnam di bawah asuhan Park Hang-seo.
Troussier menargetkan pendekatan yang lebih terkontrol saat Golden Star Warriors mencari kemenangan.
“Pertandingan melawan Indonesia masih bagian dari proses menuju lolos ke babak kedua,” kata Troussier.
“Itu tetap di tangan kami karena secara teori masih ada enam poin yang perlu didapat.
“Untuk lolos ke babak kedua, kami butuh poin, kami butuh selisih gol. Artinya mulai sekarang nasib ada di tangan kita.
“Meski kalah (melawan Jepang), kami menampilkan performa yang kuat terutama dalam penguasaan bola. Penampilan ini memberikan kepercayaan diri para pemain.
“Jelas jika ingin menang besok, kami harus mengontrol permainan, bersabar dan menunggu momen yang tepat. Kami juga tahu bahwa kami harus menghadapi semangat Indonesia dan saya yakin kami siap," pungkasnya.
Fakta dan Statistik Indonesia vs Vietnam
1. Vietnam tidak terkalahkan dalam enam pertandingan internasional terakhir mereka melawan Indonesia (Menang 3 kali, Imbang 3 kali).
Vietnam menjaga clean sheet di empat pertemuan terakhir mereka.
Namun, ini akan menjadi pertama kalinya kedua tim bertemu di Piala Asia AFC.
2. Vietnam telah mencetak dua gol dalam tiga dari empat pertandingan penyisihan grup terakhir mereka di Piala Asia AFC tetapi kalah dalam tiga pertandingan tersebut (Menang 1 kali).
Faktanya, mereka telah mencetak setidaknya satu gol dalam 11 dari 13 pertandingan penyisihan grup sepanjang sejarah turnamen namun hanya menang dua kali dalam periode tersebut (Imbang 2 kali, Kalah 9 kali).