Beberapa saat kemudian dia beraksi lagi, secara akrobatik menepis upaya Mahmoud Al Mardi dengan bebas menendang.
Delapan menit sebelum turun minum, tekanan Jordan yang semakin besar membuahkan hasil dengan gol penyeimbang.
Park Yong-woo menyundul tendangan sudut Al Mardi ke gawangnya sendiri dengan Al Arab mengintai di belakangnya di tiang belakang.
Tim Asia Barat kembali menyerang menjelang masa tambahan waktu, ketika tembakan Al Tamari diblok oleh Jung Seung-hyun dan Al Naimat ditindaklanjuti dengan tendangan buruk dari tepi kotak penalti yang memantul ke kanan Jo dan masuk ke sudut bawah.
Son melihat sepasang tembakan diblok dan upaya Hwang In-beom melebar sebelum Abulaila menangkis serangan Lee Kang-in dari luar kotak penalti saat Korea berusaha menyamakan kedudukan.
Namun bahaya mengintai di sisi lain, bagi tim asuhan Klinsmann dengan Nizar Al Rashdan yang memaksa Jo beraksi 18 menit menjelang pertandingan usai, sebagai pengingat akan ancaman yang dibawa tim Yordania melalui serangan balik.
Upaya Oh Hyeon-gyu diselamatkan oleh Abulaila, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan kiper ketika Al Arab mengarahkan tembakan Hwang In-beom dari jarak 20 yard ke gawangnya sendiri di 11 menit pertama waktu tambahan.
Kedua tim harus puas dengan skor imbang 2-2.
Republik Korea bertemu Malaysia pada Kamis 25 Januari 2024.
Sementara Yordania akan menghadapi Bahrain.
(R Ridho Triwi DN)