Hanya saja, dia menambahkan jika ingin menjaga hubungan dengan banyak pihak, prinsip tidak saling melecehkan harus sama-sama dijaga.
"Misalnya kalau wasitnya tidak fair ya bangsa kita pasti reaktif nah, kalau kepemimpinan wasitnya baik, seperti lawan China. Saya rasa bangsa kita juga mengapresiasi wasitnya jadi nggak perlu ditakutin gitu. Jadi jangan juga terstigma dengan propaganda yang menyesatkan bahwa bangsa kita bangsa yang terbelakang," tegas Erick Thohir.
"Kita sudah berhasil menjadi tuan rumah sepak bola Piala Dunia U-17, kejuaraan bola basket sudah menjadi tuan rumah kejuaraan dunia kita juga jadi tuan rumah Asian Games tidak ada masalah. Cuma kembali itu harus juga pemangku penanggung jawab memberikan pertandingan yang baik," tandasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News (Klik Tautan Ini)
(*)