Sang penyerang dinamis ini merupakan ancaman yang konstan dengan kecepatan dan kemampuan lari yang menusuk, dan memainkan peran penting dalam beberapa gol, memenangkan penalti yang menghasilkan gol kedua, dan kemudian tendangan bebas menghasilkan gol ketiga yang fantastis.
3. Marselino Ferdinan (Indonesia)
Telah lama disebut-sebut sebagai talenta besar Garuda berikutnya, Ferdinan merupakan pemain kunci dalam kemenangan Indonesia atas tim Arab Saudi yang telah tampil di enam dari delapan final terakhir.
Dalam skuad yang semakin dihuni oleh bintang-bintang naturalisasi, pemain berusia 20 tahun asal Surabaya ini menunjukkan bahwa ada banyak talenta yang dibesarkan di dalam negeri.
Di salah satu stadion kelas dunia, Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Marselino mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0; yang pertama adalah tendangan indah dari jarak dekat dengan titik putih, dan yang kedua adalah gol cungkilan yang menghidupkan kembali harapan kualifikasi negaranya.
4. Abbosbek Fayzullaev (Uzbekistan)
Baru saja dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik AFC, Fayzullaev terus meningkatkan reputasinya yang sedang berkembang dengan penampilan berkelas lainnya saat Uzbekistan mengalahkan Korea Utara.
Bertubuh kecil tetapi diberkati dengan teknik yang bagus dan kemauan besar untuk menghadapi pemain bertahan.
Pemain yang berbasis di Moskow ini mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan di Vientiane, saat ia melepaskan tendangan yang keras dari bagian atas kotak penalti untuk menjaga White Wolves tetap berada di jalur yang tepat untuk tampil di putaran final global.
5. Yousef Majed (Kuwait)
Harapan besar sepak bola Kuwait yang masih muda, dari lini depan, menunjukkan pengaruh besarnya di sebagian besar babak pertama.
Namun, Youssef Majed yang terus menerus merebut bola juga menunjukkan karateristik kerja keras dan tak kenal lelah.
Semangat untuk berjuang tanpa bola merupakan faktor kunci dalam membatasi ruang gerak tim Yordania yang berbahaya.
Kemudian, di pertengahan babak kedua, ia memberikan umpan untuk gol penyama kedudukan yang membuat harapan Kuwait untuk lolos ke babak selanjutnya tetap terjaga.