sport

Kepiluan Shin Tae-yong Pasca Dipecat PSSI Dibongkar Mantan Asisten Pelatih Garuda Kim Jong-jin: Seperti Diminta Pergi Secepat Mungkin

Kamis, 23 Januari 2025 | 21:21 WIB
Shin Tae-yong (Kalimantansatu.com/Dok. IG @shintaeyong7777)

Mantan asisten pelatih Garuda itu juga mengklaim STY belum menandatangani surat pemecatan dari PSSI.

Kim menirukan yang dikatakan oleh Sumardji ketika menyerahkan surat pemecatan kepada mantan pelatih Timnas Indonesia.

"Ini suratnya tolong ditandatangani. Terima kasih atas pelayanan Anda, terima kasih atas segala yang telah Anda lakukan," terangnya.

Baca Juga: Jelang Kepulangan Shin Tae-yong dari Indonesia Menuju Korsel ! Dari Keinginan Balas Budi hingga 'Masalah' yang Belum Selesai

Setelah Sumardji meminta STY untuk menandatangani surat pemecatan, namun STY menunda untuk melakukan hal itu karena pihaknya menilai terdapat alasan yang tidak detail.

"Di suratnya tertulis, 'Beberapa masalah yang kami pantau inilah keputusan kami (PSSI)'. Alasannya tidak detail," terangnya.

Kim kemudian menegaskan menurut pengetahuannya hingga saat ini STY belum menandatangani surat pemecatan dari PSSI.

"Tapi dari yang saya tahu, dia belum menandatangani suratnya sampai sekarang. Itu yang saya tahu dan saya sangat yakin dengan kebenarannya," tegasnya.

Cerita Pilu STY Pasca Dipecat PSSI

Dalam kesempatan yang sama, Kim menuturkan momen saat para staf kepelatihan berkumpul usai STY menerima surat pemecatan dari PSSI.

Kim mengaku pihaknya merasa sedih seperti ada pihak yang ingin sang juru taktik asal Korsel itu meninggalkan Indonesia secepat mungkin.

"Itu terasa seperti sesuatu atau pihak yang ingin STY meninggalkan Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Baca Nih ! Ada 3 Pesan Baru Jarak Jauh Shin Tae-yong untuk Garuda Fans. Sampai Singgung Keputusan PSSI Setelah Dicopot dari Pelatih Timnas Indonesia

Kim juga menggambarkan pilu yang dirasakan STY bersama stafnya seperti diminta untuk meninggalkan Indonesia secepat mungkin.

"Rasanya itu sesuatu yang membuat kita merasa seperti diminta untuk meninggalkan Indonesia secepat mungkin," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini