travel-kuliner

3 Taman Nasional di Kalimantan Tengah yang Menyimpan Keanekaragaman Flora dan Fauna. Satu Diantaranya Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya atau TNBBBR

Rabu, 27 Desember 2023 | 17:50 WIB
Taman Nasional Tanjung Puting (Kalimantansatu.com/pariwisata.kalteng.go.id)

Luas total Taman Nasional Tanjung Puting adalah 415,040 ha Tanjung Puting Wildlife Reserve merupakan daerah 300,040 ha, seluas 90.000 ha hutan produksi, dan perairan seluas 25.000 ha.

Selain itu, dengan mulai langkanya keberadaan anggrek hitam di Kawasan Hutan Konservasi Indonesia, Taman Nasional Tanjung Puting membuat demplot anggrek dengan tujuan untuk memulihkan/meningkatkan populasi anggrek hitam di Taman Nasional Tanjung Puting.

Sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan anggrek hitan sebagai salah satu objek daya tarik di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. 

2. Taman Nasional Sebangau

Taman Nasional Sebangau merupakan salah satu kawasan pelestarian rawa gambut terbesar di Indonesia yang mempunyai fungsi pokok sesuai Undang-undang no.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya yaitu :

a. Perlindungan system penyangga kehidupan

b. Pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya

c. Pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Dilansir tnsebangau.com, sebelum menjadi Taman Nasional, Kawasan Sebangau adalah kawasan HPH yang aktif sekitar awal 1970 an hingga pertengahan tahun 1990 an.

Setelah perusahaan-perusahaan HPH tersebut berhenti beroperasi, kegiatan illegal logging oleh masyarakat marak terjadi di kawasan Sebangau.

Cara pengambilan kayu, baik oleh sebagian perusahaan HPH maupun oleh kegiatan ilegal logging oleh masyarakat marak terjadi di Kawasan Sebangau.

Apalagi, cara menggali parit/kanal di Hutan Rawa Gambut Sebangau sangat mengancam keutuhan ekosistem Sebangau.

Cara ini akan mengakibatkan Kawasan Hutan Rawa Gambut Sebangau kehilangan air dan dapat merusak fungsi hidrologisnya, serta menyebabkan kekeringan di saat musim kemarau sehingga mudahnya terbakar di saat musim kemarau.

Baca Juga: Sejarah Rumah Adat Rumbang Perak Lamandau Kalimantan Tengah Ternyata Ada Kaitan Dengan Rumah Adat Ojung Batu

Beberapa insiden kebakaran besar telah terjadi di Kawasan Sebangau pada tahun 1992, 1994, 1997, dan 2002.

Halaman:

Tags

Terkini