KALIMANTANSATU.COM - TNBBBR adalah penggabungan dari dua kawasan cagar alam yang terletak di Propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Kedua cagar alam tersebut adalah Cagar Alam Bukit Baka dan Cagar Alam Bukit Raya.
Saat ini kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya yang terletak di Propinsi Kalimantan Barat yang meliputi Kabupaten Sintang dan Melawi telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.4189/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 10 Juni 2014 dengan luas 111.802,20 Ha.
Sedangkan, kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Provinsi Kalimantan Tengah yang meliputi Kabupaten Kasongan telah dtetapkan dengan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.3951/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 19 Mei 2014 dengan luas 122.822,10 Ha.
Sehingga, luas total kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya adalah 234.624,30 Ha.
Kawasan TNBBBR merupakan habitat dari berbagai flora dan fauna, tercatat terdapat 1.227 jenis tumbuhan.
Dimana 201 jenis merupakan tumbuhan etnobotani meliputi 97 jenis tumbuhan obat-obatan, 7 jenis tumbuhan untuk bahan kecantikan, 45 jenis tumbuhan bahan pangan, 20 jenis untuk bahan kerajinan dan spritual, 32 jenis untuk bahan bangunan dan perkakas.
Selain itu, 209 jenis berpotensi untuk menjadi tumbuhan eksotis/hias dan 16 jenis tumbuhan bernilai penting.
Sedangkan untuk Fauna, tercatat 517 jenis yang terdiri dari 60 jenis Mamalia, 217 jenis Aves, 112 jenis herpetofauna, 95 jenis Kupu-kupu dan 33 jenis Ikan dan Krustacea.
Berikut 7 Keajaiban hewan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya atau TNBBBR dikutip dari laman resmi Bukitbakabukitraya.org :
1. Enggang Gading (Rhinoplax vigil)
Enggang Gading, merupakan maskot Provinsi Kalimantan Barat dan juga logo Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.
Enggang Gading berdasarkan IUCN saat ini berstatus kritis (CR) karena mengalami tekanan akibat perburuan untuk balung/paruh atasnya.