kalteng

Festival Nariuk Adat Kembali Diadakan di Desa Wisata Pulau Patai Suku Hawa Akhir Minggu ini

Senin, 1 Agustus 2022 | 08:21 WIB
Festival Nariuk Adat atau menangkap ikan dengan Tariuk akan segera berlangsung di Desa Wisata Pulau Patai (Disbudparpora Barito Timut Kalimantan Tengah)

KALIMANTAN SATU - Salah satu Desa Wisata yaitu Pulau Patai di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah mempersiapkan acara Festival Nariuk Adat.

Festival Nariuk Adat sendiri vakum selama 2 tahun akibat hantaman pandemi yang melanda seluruh dunia termasuk Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Dengan kondisi pandemi saat ini yang mereda maka pemerintah Desa Wisata Pulau Patai bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bartim, Kalteng mengadakan kembali Festival Nariuk Adat ini.

Baca Juga: Rampungkan Resepsi Pernikahan, Hansol 'Korea Reomit' dan Jeanette Terbang ke Indonesia: 'Sekalian Bulan Madu''

Festival Nariuk Adat adalah perlombaan menangkap ikan dengan alat tangkap tradisional tombak tariuk oleh para peserta.

Tariuk biasanya terbuat dari bahan satu batang bambu lurus atau batang ulin, dengan diameter 120 mm dengan panjang 4 s/d 6 meter.

Pada bagian ujung pangkalnya terbuat dari bahan besi tulangan yang ditajamkan dengan panjang sekitar 60 s/d 80 cm.

Baca Juga: Rangkaian Acara Pumpung Hai Diguyur Hujan, Pawai Karnaval 1000 Dohong Setanah Borneo Tetap Berlangsung

Festival Nariuk akan diadakan pada 6 dan 7 Agustus 2022 di Desa Wisata Pulau Patai dan untuk kali ini jumlah peserta juga dibatasi.

 

Untuk mepersiapkan lokasi kegiatan Disbudparpora Barti dalam hal ini Bidang Pariwisata bersama masyarakat Desa Wisata Pulau Patai bergotong royong dalam mempersiapkan lokasi Festival Nariuk.

Kegiatan pembersihkan kawasan dan mempersiapkan panggung yang akan digunakan dalam memeriahkan festival nariuk ini telah dilakukan.

Baca Juga: Berbagai Kegiatan di Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah pada Bulan Agustus 2022

Disbudparpora selaku leading sektor terus melakukan upaya untuk mengembangkan salah satu kearifan lokal budaya Dayak Maanyan yang masih dipertahankan sampai saat ini.

Halaman:

Tags

Terkini