KALIMANTAN SATU - Bupati Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah membantah tundingan bahwa dirinya tidak ada ditempat saat banjir melanda daerah ini.
Seperti diketahui curah hujan tinggi membuat sungai Mentaya di Kotawaringin Timur meluap dan menggenangi pemukiman warga di sepanjang aliran sungai ini.
Banjir yang berlangsung berminggu-minggu ini memunculkan tundingan jika Bupati Kotim kerap tak ada di tempat yang dibantah langsung oleh Halikinnor.
Baca Juga: Kyiv Klaim 3 Helikopter Hempur Rusia Jenis Ka 52 Alligator DItembak Jatuh Pasukan Ukraina di Kherson
"Dan ini saya klarifikasi juga bahwa mengatakan bahwa saat banjir bupati meninggalkan tempat, tidak ada itu bupati itu tidak hanya Halikinnya, tidak ada bupati ada wakil bupati, tidak ada wakil bupati ada sekda ada kepala dinasnya, kita tetap jalan semua." tegas Halikinnor.
Video klarifikasi atas isu yang menyebut Bupati tidak ada ditempat ini diunggah lewat account Instagram @halikin.kotim pada Selasa 25 Oktober 2022.
"Penyaluran bantuan sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak banjir." lanjut account instagram @halikin.kotim.
Baca Juga: Menteri Pertanan Ukraina, Oleksii Resnikov Akan Sampaikan Rincian Paket Bantuan dari Amerika Serikat
Lewat account instagram ini juga diunggah saat Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengunjungi lokasi pengungsian musibah banjir.
"Tinjau banjir dan pengungsian warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, (Kotim).
Semoga musibah ini segera berakhir. Dan mari kita sama-sama berdoa kepada yang maha kuasa." tulis account ini.
Selain itu ada pula video yang menunjukan Bupati Kotim yang menghubungi camat di wilayahnya untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga di sebuah desa.
Baca Juga: Jadwal Acara RCTI Hari Ini, Senin 24 Oktober 2022 : Saksikan Preman Pensiun S7 Hingga Ikatan Cinta
"Apresiasi tinggi untuk semua pihak yang turut peduli membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir. Perusahaan besar swasta, organisasi sosial, perguruan tinggi, komunitas olahraga dan pihak lainnya, semua terpanggil membantu." ungkap Halikinnor.