Desa Pulau Sapi Adakan Acara Memeriahkan HUT ke 64 Seperti Karnaval Budaya dan Kebudayaan Dayak Lundayeh

photo author
Patriano Jaya Maleh, Kalimantan Satu
- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:30 WIB
Desa Pulau Sapi, Malinau Kalimantan Utara adakan acara peringatan HUT desa ke 64 (Facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau)
Desa Pulau Sapi, Malinau Kalimantan Utara adakan acara peringatan HUT desa ke 64 (Facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau)

KALIMANTAN SATU - Desa Pulau Sapi di Kecamatan Mentarang, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) akan mengadakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 64 dan berbagai kegiatan akad diadakan di desa ini.

Peringatan HUT ke 64 Desa Pulau Sapi di Malinau, Kaltera ini rencananya akan berlangsung dari tanggal 30 Juni hingga 9 Juli 2022 dengan rangkaian acara seperti Karnaval Budaya, lomba Pidato dalam bahasa Dayak Lundayeh dan lain-lain.

Penduk mayoritas di desa ini adalah suku Dayak Lundayeh dan budaya yang akan ditampilkan pada gelaran HUT ke 64 Desa Pulau Sapi tentunya adat budaya Dayak Lundayeh.

Baca Juga: Liga 1 : Profil dan Statistik Playmaker Baru Super Elja PSS Sleman Ze Valente yang Didatangkan dari Penafiel

Melalui acara di desa ini kamu juga akan melihat lebih dekat kearifan lokal dengan berbagai adat istiadatnya, dan juga rumah adat yang berusia puluhan tahun.

Rumah Balai Adat yang ada di Desa Pulau Sapi ini sering digunakan sebagai tempat bermusyawarah para warga desa.

Desa Wisata Pulau Sapi ini terletak di Kecamatan Mentarang yang berjarak sekitar 15 menit perjalanan dari Kabupaten Malinau, Kaltara.

Baca Juga: Diskominfosantik Kota Palangkaraya Adakan Webinar Tentang Fake News atau Hoaks

Potensi kesenian dan budaya di Pulau Sapi, kuliner khas daerahnya dan kondisi alam serta lingkungan desa yang juga sangat indah sangatlah mendukung desa ini mengembangkan potensi wisatanya.

Terlebih dengan diselenggarakannya event seprti perayaan HUT desa pada akhir bulan Juni ini, dimana para pengunjung bisa melihat karya para pengrajin anyaman, batik, souvenir hingga kuliner.

Aktivitas kehidupan warga desa Pulau Sapi tidak lepas dari tradisi dan budaya yang mereka miliki.

Baca Juga: Harga Bawang Merah di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah Naik Mencapai 64 Ribu per Kilogram, Mengapa?

Selain itu keberadaan Balai Adat yang berdiri megah ditengah pemukiman, menjadi simbol kekayaan budaya yang terus dilestarikan masyarakatnya.

Kekayaan dan keberagaman budaya tercermin dalam setiap kegiatan festival budaya yang digelar di desa tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patriano Jaya Maleh

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X