kesenian

Kesenian Tradisional Kalimantan Tengah Karungut, Sastra Suku Dayak yang Berupa Syair atau Pantun

Senin, 6 Juni 2022 | 18:05 WIB
Kesenian masyarakat Dayak Kalimantan Tengah Karungut yang berkembang (Instagram @disbudparkalteng)

Kalimantasatu - Bagi masyarakat Kalimantan Tengah kesenian tradisional Karungut adalah warisan budaya dan kesenian yang diwariskan nenek moyannya.

Saat ini karungut juga sudah beradaptasi dan berkembang sehingga bisa diperlombakan seperti pada ajang Festival Budaya Isen Mulang FBIM 2022 lalu.

Karungut sendiri adalah sebuah kesenian tradisional dari Kalimantan Tengah berupa sastra lisan atau juga bisa disebut pantun yang dilantunkan yang diiringin alunan kecapi serta tabuhan gendang dan bunyi gong.

Baca Juga: Nilai Eksotis dan Makna yang terkandung dalam Seni Ukir Sapundu dan Balontang dari Kalimantan Tengah

Pada awalnya Karungut digunakan bukan sebagai hiburan melainkan sebagai sarana pemujaan dan komunikasi dengan nenek moyang (roh-roh nenek moyang) seperti dikutip dari Booklet “Karungut Kesenian Kalimantan Tengah. Karya Neni Puji Nur Rahmawati, dkk.

Kata Karungut berasal dari Karunya yang berarti tembang, kata ini diambil dari bahasa Sangiang dan bahasa Sangen/Ngaju kuno.

Kesenian Karungut merupakan seni bertutur, semacam pantun atau syair yang disampaikan dalam bahasa Dayak.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Drama Korea (Drakor) Era Lawas Terlaris Sepanjang Masa, Dari Genre Komedi hingga Romantis

Kesenian ini sangat komunikatif, karena dalam penyampaiannya mengandung nilai moral, adat, perjuangan, bahkan pesan semangat untuk membangun, hal ini juga menjadi bagian penilaian saat diperlombakan.

Selain itu pada zaman dahulu, kesenian Karungut dilakukan para ibu untuk menidurkan anaknya.

Namun saat ini sudah bentuk kesenian Karungut yang beradaptasi dapat ditemui di tempat hajatan perkawinan maupun khitanan, untuk menyambut tamu penting hingga perlombaan seperti FBIM 2022 lalu.

Baca Juga: Tips Fitnes Bagi Manula: Mitos Olahraga Untuk Orang Tua, Cardio VS Latihan Beban

Biasanya Dalam penampilannya, pelantun syair-syair Karungut biasa dikenal dengan sebutan Pengarungut ini akan diiringi dengan alat musik yang biasanya dibawakan 3-4 orang.

Pembedaan pengarungut sendiri bisa dibagi menjadi 2 yaitu Pencipta/penyair dan pelantun.

Halaman:

Tags

Terkini