KALIMANTANSATU.COM - Kaktus adalah tumbuhan berduri yang banyak tumbuh di wilayah gurun yang sangat panas.
Karena hidup didaerah yang gersang kaktus memiliki struktur bagian yang dapat menyesuaikan tempat hidupnya.
Kaktus dapat menampung air yang banyak guna bertahan hidup.
Bisakah kita mendapatkan air dari kaktus jika tersesat dan mengalami dehidrasi di gurun. Kedengarannya seperti tips bertahan hidup yang bagus untuk disimpan, tetapi apakah semudah itu Sahabat Generasi Emas Satu ?
Simak faktanya ya sahabat !
Baca Juga: Apa Penyebab Tumit Kaki Pecah Pecah ? Ternyata Salah Satunya Karena Mengenakan Sandal Loh
Dilansir Kalimantansatu dari Britannica, ternyata, kaktus sebenarnya bukanlah baskom air tawar yang tertutup tulang punggung.
Tumbuhan seperti itu tidak akan bertahan lama di habitat gersang yang dipenuhi hewan-hewan yang kehausan.
Air benar-benar merupakan sumber daya yang berharga di gurun, jadi, selain durinya yang mengintimidasi, sebagian besar spesies kaktus juga melindungi daging sponsnya dengan asam dan alkaloid yang kuat.
Bahan kimia ini biasanya terlalu tajam untuk ditoleransi oleh kebanyakan manusia dan membebani ginjal jika tertelan.
Daging beberapa spesies kaktus juga dapat menyebabkan muntah, diare, atau kelumpuhan sementara — tidak ada satupun yang kondusif bagi kelangsungan hidup sahabat dalam situasi darurat.
Pengecualian penting untuk aturan ini adalah pir berduri dan satu spesies kaktus tong, tong pancing (Ferocactus wislizeni).
Meskipun kedua tanaman ini tidak enak untuk dimakan mentah, konsentrasi bahan kimia berbahaya keduanya lebih sedikit dan dapat memberi sahabat sedikit hidrasi dalam keadaan darurat.
Buah kaktus adalah pilihan yang lebih baik, meskipun banyak juga yang tidak enak jika dimakan mentah.
Baca Juga: 4 Cara Mencegah Tumit Pecah Pecah di Rumah. Salah Satunya Cuci Kaki Setiap Hari