KALIMANTANSATU.COM - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan ekor sebagai bagian tubuh binatang dan sebagainya yang paling belakang, baik berupa sambungan dari tulang punggung ataupun sebagai lekatan.
Hampir semua hewan memiliki ekor dari yang hidup berenang dilautan, berjalan ditanah, hingga terbang di angkasa.
Baca Juga: Apa Perbedaan Great Britain dan United Kingdom ? Serupa Namun Tak Sama, Yuk Kenali Perbedaannya
Namun Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu, pernahkan terlintas dipikiran sahabat kenapa sebagian besar memiliki ekor ? Yuk, kita cari tahu.
Dilansir Kalimantan Satu dari Britannica terdapat banyak alasan mengapa banyak hewan memiliki ekor.
Salah satu jawabannya adalah bahwa adanya ekor telah membantu berbagai jenis hewan baik serangga, ikan, kadal, mamalia, dan lain-lain dapat beradaptasi untuk bertahan hidup cukup lama hingga berhasil bereproduksi.
Jika sahabat mengira bahwa seleksi alam sebagai jawabannya mungkin tampak mudah ditebak, namun hal ini benar adanya !
Ekor memiliki tujuan berbeda untuk kelompok hewan berbeda, dan hewan berekor telah mengembangkan struktur dan perilaku untuk memaksimalkan bagian tubuhnya ini.
Misalnya saja ekor pada serangga berfungsi sebagai penyengat, penyalur senjata kimia, penyimpan telur, cambuk, dan penstabil penerbangan, dan banyak kegunaan lainnya.
Pada vertebrata (hewan yang memiliki tulang belakang), ekor dirancang terutama untuk pergerakan dan keseimbangan.
Misalnya, ekor ikan dan buaya yang bergerak maju mundur mendorong hewan tersebut maju ke depan di dalam air.
Baca Juga: Doa Kafaratul Majlis: Arab, Latin dan Artinya
Ekor juga berfungsi sebagai penyimpan energi dan bagian yang dapat dibuang: kadal dan banyak spesies kadal lainnya dapat dengan rela melepaskan ekornya saat predator menggigitnya, dan kemudian mereka dapat meregenerasi ekornya.
Hewan Purba seperti dinosaurus sauropoda terbesar (yaitu yang berjalan dengan empat kaki) memiliki ekor yang panjang untuk menyeimbangkan berat lehernya yang panjang.
Ekor burung bekerja sama dengan sayapnya untuk membantu burung tersebut agar tidak jatuh dari langit, dan bulu ekor berwarna-warni dari cendrawasih jantan, kalkun, merak, dan lainnya membantu menarik perhatian betina.