Tetapi, apa pun yang dijelmanya tidak pernah sempurna.
Misalnya, anjing tanpa bulu dengan tangan dan kaki menyerupai manusia atau kaki belakang lebih tinggi dari kaki depan.
Berdasarkan cerita dari orang-orang yang pernah melihat sosoknya, Pakarang juga kerap menjelma menjadi hewan lain seperti babi dan monyet.
Saat seseorang berubah wujud menjadi hantu Parakang, maka ia akan memangsa manusia, terutama bayi dan orang yang sedang sakit.
Mereka selalu haus darah dan melihat manusia seolah-olah makanan yang lezat.
Penyebab Menjadi Parakang
Menurut Ferren Biancaa dalam buku Ensiklopedi Hantu dan Makhluk Gaib Nusantara, ada dua hal yang membuat seseorang menjadi Parakang, yaitu faktor keturunan dan transfer ilmu.
Seorang yang menguasai ilmu Parakang akan mewarisinya kepada keturunannya.
Tetapi, tidak semua keturunan Parakang dapat mewarisi ilmu itu.
Hanya satu orang yang dapat meneruskannya.
Jika tidak berasal dari keturunan Parakang, seseorang bisa jadi melakukan transfer ilmu itu melalui seorang guru magis.
Keinginan menjadi Parakang dapat dilatarbelakangi oleh berbagai alasan, mulai dari ekonomi hingga dendam.
Parakang bisa dilawan dengan cara memukulnya sebanyak satu kali.
Bila lebih dari itu, ia akan sehat kembali.