Rumah Adat Rumbang Rongas bahan utama menggunakan kayu ulin, mulai dari tiang penyangga sebanyak 33 buah, lantai, dan dinding.
Rumah ini memiliki 2 pintu masuk yaitu pada bagian depan dan belakang rumah serta jendela di dinding sebelah barat bagian sisi barat.
Awalnya dinding bangunan ini terbuat dari kulit kayu tetapi sekarang sudah diganti dengan papan.
Lantai dari rumah adat ini terbuat dari papan yang dilapisi dengan tikar dan terdapat hiasan ukiran sederhana pada kayu yang berada di tengah tengah lantai.
Pada bagian dalam rumah tidak terdapat pembagian kamar, hanya saja terdapat ruangan kecil yang dimanfaatkan sebagai ruang tidur.
Keseluruhan bahan atap bangunan menggunakan penutup sirap dari kayu ulin dan pada ujung atas bagian depan terdapat hiasan kepala burung enggang dan hiasan ekor pada bagian belakang.
Pada tahun 2005/2006 Rumah Adat Rumbang Rongas mendapat bantuan dari Dinas Kabupaten Kotawaringin Barat untuk kegiatan penataan lingkungannya (pagar).
Sarana dan prasarana rumah ini cukup lengkap, seperti jalan menuju rumah, kamar mandi yang masih difungsikan dan alat-alat kebersihan.
Namun, kondisi lingkungan kurang terawat dan perlu diadakan penataan tanaman sehingga lingkungan bersih.
Bagaimana, sudah tahu sejarah Rumah Adat Rumbang Rongas Lamandau Kalimantan Tengah ? Semoga bermanfaat ya, Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu.
(Prabu Warah)