KALIMANTANSATU.COM - Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu, sudah tahu sejarah Kerajaan Sanggau Kalimantan Barat ?
Salah satu peninggalan Kerajaan Sanggau yang masih lestari dan terjaga oleh para pewaris kerajaan adalah Keraton Surya Negara Sanggau.
Untuk kamu yang ingin tahu lebih dalam mengenai sejarah Kerajaan Sanggau, yuk baca artikel ini hingga tuntas untuk menambah khazanah pengetahuan kita
Cerita Rakyat Babai Cinga dan Dara Nante
Nama Sanggau diambil dari nama batang sungai Sanggau.
Menurut lidah, atau spiling Melayu asli Saggau, perkataan yang asli adalah Sangau.
Diakui secara tradisi dan mitoisme bahwa kesultanan Sanggau berdiri setelah kesultanan Tanjung Pura, atau Sukadana atau kesultanan Simpang yang merupakan keturunan Prabu Djaya yang bergelar Pangeran Mas Prabu Djaya yang bersinggasana di Sukadana.
Menurut cerita rakyat, masyarakat dari etnis Dayak maupun Melayu menyebutkan bahwa pendiri pertama Sanggau adalah Dara Nante yang bukan asli penduduk Sanggau, melainkan seorang dari kesultanan Sukadana.
Secara turun-temurun diceritakan kepada masyarakat bahwa Babai Cinga suami dari Dara Nante berasal dari keturunan Dayak Sisang Hulu Sekayam.
Konon diceritakan bahwa dia memiliki penyakit prambosia, suatu penyakit yang menular dan menjijikan yang menyebabkan dirinya diasingkan dan dikucilkan oleh masyarakatnya sendiri.
Dalam pengasingannya dia melakukan semua hal sendiri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Konon sebuah cerita bahwa salah satu air seni (air kencing) yang mengenai sebuah pohon mentimun tersebut, yang kemudian hanyut dibawah oleh air batang Sungai Sekayam yang terus menuju ke Sungai Batang Kapuas, dimana dalam buah mentimun tersebut tersimpan sperma Babai Cinga.