Daun pintu terbuat dari papan kayu utuh dari jenis bengkris dan terdapat gambar/ukir timbul berbentuk naga.
Pintu Depan Berubah Motif
Rumah ini pada saat selesai dibangun dan mulai ditempati pada kurang lebih 160 tahun yang lalu ini, awalnya memiliki pintu depan berukirkan motif naga yang memakan manusia.
Akan tetapi, sejarah mencatat bahwa kemudian terjadi banyak kematian setelah pintu ini dipasang.
Maka, ukiran di pintu masuk rumah ini diganti menjadi naga memakan tupai.
Akhirnya, wabah kematian berhenti di kampung Kinipan ini.
Semenjak itulah, rumah adat ini disebut sebagai Rumah Pusaka atau Rumah Adat Pintu Banaga dan menjadi ikon bagi rumah ini.
Saat ini, Bangunan Rumah adat Pintu Banaga dipergunakan sebagai tempat tinggal Ahli Warisnya yaitu Bapak Yoseph Sedan.
Semoga bermanfaat ya, Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu.
(Prabu Warah)