Asupan Gizi Baduta dan Balita
Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa asupan gizi untuk anak Baduta maupun Balita caranya bukan dimasak dengan dicampur seperti bubur Tim atau segala macam.
"Jadi masaknya terpisah, misalnya bubur 1 sendok, ikan dengan komposisi 1 banding 1 dan dimasukan asupan gizi seperti yang telah disampaikan Bapak Penjabat Gubernur. Malah lebih mudah, karena kalau dulu kita masak untuk anak bayi, masak juga untuk yang sudah dewasa, kalau ini kan tidak, bisa sekalian masak ikan, nasi, bubur dan lainnya.
"Kemudian untuk yang bayi silahkan diperek (disaring). Itu yang harus kita dorong dengan mengubah pola pikir serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang mempunyai anak Bayi Dua Tahun (Baduta) untuk MP ASI," jelasnya.
Selanjutnya tidak hanya memberi pengetahuan kepada ibu-ibu, tetapi juga kepada remaja putri, karena nantinya akan menikah dan melahirkan.
"Mereka harus dipersiapkan dari sekarang atau sejak remaja, makanya ada minum obat tambah darah, terus kita sampaikan bahwa mereka harus mempunyai keadaan yang sehat, tidak kurang darah pada waktu hamil jadi nanti bayinya akan lahir dengan sehat. Informasi-informasi seperti ini harus terus disampaikan.
"Saya mendorong Ketua PKK di seluruh Kabupaten/Kota se- Kalimantan Barat, agar rajin untuk turun ke Posyandu melakukan pembinaan," tandasnya.
(Tim Kalimantan Satu 04)