kalbar-borneo

Ingatkan Gizi Buruk Kronis dan 3 Komponen Utama Makanan Baduta, Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Akui Perlu Kolaborasi Untuk Mengatasi Stunting

Rabu, 13 Desember 2023 | 20:16 WIB
Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari foto bersama seusai membuka workshop di Azalea Room Hotel Orchardz Perdana Pontianak pada Rabu 13 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari membuka workshop di Azalea Room Hotel Orchardz Perdana Pontianak pada Rabu 13 Desember 2023.

Adapun tema workshop yakni Peran Kader Posyandu Dalam Membantu Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Di Kalimantan Barat" 

Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari menerangkan, stunting merupakan gizi buruk yang kronis.

Jika tidak dicegah sejak bayi berusia dibawah dua tahun (baduta), yakni di umur nol sampai dua tahun, maka stunting akan berlanjut. 

“Sebelum berumur dua tahun harus diberikan makanan yang bergizi, yang terdiri dari tiga komponen utama Karbohidrat yang didapat dari bubur nasi.

"Protein hewani didapat dari Ikan, ayam, daging, hati, udang dan lain-lain, serta Lemak yang didapatkan dari santan, kuah kaldu, Margarin dan Minyak Makan," jelas Windy Prihastari.

Baca Juga: 52 Kakek dan Nenek Wisuda Sekolah Lansia ! Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Harap Lansia Terus Jaga Kesehatan agar Produktif, Sehat dan Bahagia

Tiga komponen utama itu, tegas Windy, penting diberikan untuk mempersiapkan Generasi Emas, yaitu tingkat usia penduduk di usia muda. 

“Kita berharap mereka mempunyai kualitas yang sangat baik dan Sumber Daya Manusia untuk membangun Kalimantan Barat bahkan ke tingkat Nasional dan berprestasi sampai ke tingkat Internasional," terang Windy Prihastari.

Windy menceritakan Program Serbu Posyandu yang telah dilakukan sejak dirinya dilantik menjadi Ketua Pembina Posyandu Kalimantan Barat pada 11 September lalu.

"Tiga hari kemudian, kita turun langsung serbu ke Posyandu di Kota Pontianak. Sejauh ini, selama tiga bulan telah dilakukan Kegiatan Serbu Posyandu di 8 Kabupaten/Kota, dalam rangka mempromosikan dan mengajak, baik itu melalui media agar stakeholder di Kalimantan Barat termasuk TP PKK Kalimantan Barat untuk turun langsung ke Posyandu," kata Windy.

Saat turun langsung ke Posyandu tersebut, TP PKK Provinsi Kalbar dan Kader-kader Posyandu tidak hanya memberikan materi, tetapi juga bertemu dengan ibu-ibu baduta, ibu-ibu bayi dan para remaja putri.

Baca Juga: Pj Gubernur Kalbar Harisson Minta Perwati dan Perwanti PSMTI Kalbar Berperan di Dunia Pendidikan dan Kesehatan

Pihaknya melakukan edukasi Gizi, memasak bersama, memberikan menu-menu pendamping Air Susu Ibu (ASI), sosialisasi komposisi gizi yang tepat diberikan untuk tumbuh kembang Anak Kita, serta menyalurkan bantuan.

Halaman:

Tags

Terkini