“Edukasi Gizi harus sesering mungkin. Kita tidak bisa sendiri. Diperlukan kolaborasi, inovasi. Dengan adanya Sigita penjaga ibu jari membuka peluang kita bersama, untuk turun bersama ke lapangan bersama-sama organisasi wanita dan seluruh stakeholder yang ada di Kalimantan Barat. Kick Off-nya kemarin, kita sudah laksanakan di Kabupaten Kubu Raya," paparnya.
Terkait workshop, Windy Prihastari bilang, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kader-kader PKK dan Kader-kader Posyandu, Kader-kader PHBS yang ada di Kabupaten/Kota yang telah membantu pemerintah dalam Pelaksanaan Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting di Kalimantan Barat.
Ada beberapa kategori yang sudah disampaikan untuk apresiasi-apresiasi tersebut.
“Semoga apresiasi-apresiasi yang diberikan ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada mereka untuk lebih aktif turun ke Posyandu," harapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Imelda Rudin menerangkan, bahwa workshop bertujuan agar Program Posyandu yang ada di setiap desa dapat ditingkatkan kualitasnya melalui berbagai inovasi dan strategi, dalam rangka memberikan pendampingan dan Diklat kepada kader Posyandu.
"Setelah kegiatan ini diharapkan para kader-kader Posyandu agar dapat menyusun dan melakukan kegiatannya masing-masing yang berkaitan dengan Penurunan dan Penanggulangan Risiko Stunting.
"Melalui Program-program kerja yang ada pada Kelompok Kerja Kesehatan, Pelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat melalui Petunjuk Teknis yang telah ditetapkan oleh PKK Pusat.
"Agar fokus dalam Penurunan dan Penanggulangan Risiko Stunting dengan melakukan Pendampingan secara terus menerus terhadap Kader Posyandu dalam melakukan kegiatannya secara langsung mendeteksi resiko-resiko yang dimaksud," jelas Imelda Rudin.
Sebagai informasi, pada workshop ini dilakukan penyerahan Piala dan Hadiah kepada Pemenang Lomba PKK Bangga Kencana Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan Risiko Stunting pada Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023 yang diserahkan langsung oleh Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalbar kepada Pemenang Lomba yang berasal dari beberapa Peserta TP PKK Kabupaten / Kota di Kalimantan Barat.
Acara ini turut serta dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Perwakilan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalbar, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Tim Penilai dan Para Narasumber serta Para Pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar dan Para Undangan Ketua Pokja Bidang IV Kabupaten/Kota dan Peserta dari Perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten / Kota se - Kalimantan Barat.
(Tim Kalimantan Satu 04)