kalbar-borneo

Tinjau Posyandu Cempaka Biru Sekadau, Pj Gubernur Kalbar Harisson Ingatkan Persiapan Generasi Muda Benar, Unggul dan Pintar Dengan Penanganan Stunting

Senin, 18 Desember 2023 | 19:30 WIB
Pj Gubernur Kalbar Harisson mengunjungi kader Posyandu Cempaka Biru dan masyarakat di Posyandu Cempaka Biru, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin 18 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, Penjabat Gubernur Kalbar Harisson mengemban sejumlah tugas yang harus diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Satu diantaranya penanganan Stunting. Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. 

Stunting menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. 

Namun, seringkali masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan

“Presiden Jokowi sangat khawatir dengan SDM kita, nanti 2045 kita akan menjadi negara maju. Setelah Cina, Amerika, India selanjutnya Indonesia," ungkap Pj Gubernur Kalbar Harisson di hadapan para Kader Posyandu Cempaka Biru dan masyarakat di Posyandu Cempaka Biru, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin 18 Desember 2023.

Baca Juga: Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru, Pj Gubernur Harisson Ingatkan Pemkab Sekadau Bantu Tekan Inflasi di Kalimantan Barat

Harisson bilang, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia akan meningkat pesat. Jika saat ini 9 juta per 1 orang per tahun, maka pendapatan per kapita ditargetkan menjadi 326 juta per tahun pada 2045 mendatang.

"Tetapi hal ini tak mudah. Itu tak akan dicapai, jika generasi muda kita tak kita siapkan dengan benar, pintar dan unggul," kata Harisson.

Pada masa depan, kata Harisson, persaingan akan semakin terbuka. Baik dari sisi peradaban dan ekonomi.

“Nanti kondisinya tak mudah dikendalikan lagi, perusahaan asing akan masuk kesini, kita juga akan ke luar negeri. Oleh karenanya, tenaga kerja kita yang dibutuhkan harus benar-benar pintar dan kompeten," terang Harisson.

Anak dengan kondisi stunting mengalami kekurangan asupan makanan bergizi secara kronis selama 200 hari pertama dalam kehidupan

Kondisi itu mengakibatkan perkembangan otak anak tersebut akan kurang baik.

Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari menyuap bayi saat mengunjungi kader Posyandu Cempaka Biru dan masyarakat di Posyandu Cempaka Biru, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin 18 Desember 2023. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

Presiden berharap agar pada tahun tersebut generasi penerus Indonesia, khususnya Kalimantan Barat bisa menjadi top-top manajemennya.

Halaman:

Tags

Terkini