kalbar-borneo

Mengenal Taman Nasional Danau Sentarum Kapuas Hulu Kalimantan Barat. TNDS Kawasan Hutan Rawa Tergenang yang Kaya Flora, Fauna dan Potensi Pariwisata

Senin, 8 Januari 2024 | 12:37 WIB
Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) (Kalimantansatu.com/Wikimedia.org)

Di TNDS juga terdapat 310 jenis burung dan termasuk jenis burung Bangau Hutan Rawa (Ciconia stormi) yang tergolong langka dan Beluk Ketupa (Ketupa ketupa), Bangau Tuntong (Leptoptilus) dan 8 jenis Rangkong (Bucerotidae) yang dilindungi secara internasional.

Baca Juga: Tips Liburan ke Mandalika Lombok Tengah NTB yang Harus Kamu Ketahui. Kapan Waktu Terbaik ke Mandalika ? Mandalika Salah Satu Rekomendasi Lokasi Wisata

Jumlah jenis burung yang terdapat di kawasan ini juga dikategorikan kaya karena dari 1.519 jenis burung yang ada di Indonesia 20 persen diantaranya dapat ditemukan disini.

TNDS juga menjadi habitat 31 jenis dari kelompok hewan melata atau Reptilia (Reptil).

Delapan jenis diantaranya merupakan jenis dilindungi seperti Buaya Muara (Crocodylus porosus), Buaya Seyolong (Tomistoma schlegelli), Labi-labi, Ular, Biawak dan lain-lain, bahkan Buaya Katak atau Buaya Rabin (Crocodylus raninus) yang di Asia telah dinyatakan punah sejak 150 tahun yang lalu diperkirakan masih ditemukan di kawasan ini.

Potensi Pariwisata Taman Nasional Danau Sentarum

Selain sebagai kawasan konservasi, Taman Nasional Danau Sentarum juga mempunyai potensi wisata yang sangat menarik, antara lain :

- Artevak, dapat dilihat di sungai Sedik, Empaik dan Ukit-ukit berupa rumah betang (rumah panjang) serta pulau Melayu (tempat dikeramatkan masyarakat Melayu) 

- Bentangan Alam adalah hamparan danau yang luas dan perbukitan yang mengelilinginya.

- Atraksi satwa berupa keanekaragaman jenis burung dan mamalia.

- Keunikan flora yang jenisnya 89 % berbeda dengan yang ada di DAS Kapuas.

- Kebudayaan yaitu tata cara dan adat istiadat masyarakat Melayu dalam mengelola sumber daya ikan dan beternak lebah secara tradisional, serta tata cara atau adat istiadat masyarakat Ibandan Kantuk dalam melakukan upacara adat istiadat ritual mereka, serta membuat barang-barang anyaman dan tenun ikat.

Semoga bermanfaat ya, Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu.

(Prabu Warah)

Halaman:

Tags

Terkini