KALIMANTANSATU.COM - Satu diantara taman nasional di Kapuas Hulu adalah Taman Nasional Betung Kerihun atau TNBK.
Kawasan TNBK berada dalam 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan Embaloh Hulu, Kecamatan Embaloh Hilir, dan Kecamatan Putussibau.
Wilayahnya terbentang memanjang pada 112015’ - 114010’ Bujur Timur dan 0040’ - 1035’ Lintang Utara.
TNBK berbentuk sempit memanjang berbatasan dengan Sarawak negara bagian Malaysia di sebelah utara.
Kemudian, Provinsi Kalimantan Timur di sebelah timur.
Di sebelah selatan daerah Benua Martinus dan Putussibau, dan wilayah Lanjak/Nanga Badau di sebelah barat.
Kondisi Umum Taman Nasional Betung Kerihun
Keanekaragaman ekosistem di kawasan TNBK sangat tinggi dan keadaan vegetasi hutannya masih baik dan relatif utuh.
Dilansir laman Pemkab Kapuas Hulu, berdasarkan pengamatan lapangan, kawasan hutan di Taman Nasional Betung Kerihun dapat dikelompokkan menjadi delapan tipe ekosistem.
Yaitu Hutan Dipterocarpaceae Dataran Rendah (Low Land Dipterocarpaceae Forest), Hutan Alluvial (Alluvial Forest), Hutan Rawa (Swamp Forest), Hutan Sekunder Tua (Old Secondary Forest), Hutan Dipterocarpaceae Bukit (Hill Dipterocarp Forest), Hutan Berkapur (Limestone Forest), Hutan Sub-Gunung (Sub-Montane Forest), dan Hutan Gunung (Montane Forest).
Potensi Flora dan Fauna Taman Nasional Betung Kerihun
Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun dan Suaka Margasatwa Lanjak Entimau (Serawak) adalah merupakan kawasan konservasi lintas batas yang pertama di Asia yang mempunyai keanekaragaman ekosistem dan kekayaan jenis flora dan fauna yang sangat tinggi.