KALIMANTANSATU.COM, KAPUAS HULU - Jasad perempuan berusia 38 tahun, Nia Diana ditemukan tak bernyawa di Sungai Nanga Nuar, pada Jumat 2 Februari 2024.
Nia Diana merupakan warga Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak (Basarnas Pontianak), I Made Junetra mengatakan, korban ditemukan 330 Meter dari lokasi memancing.
"Pada hari kedua pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan keadaan korban telah meninggal dunia, sekitar 330 Meter dari lokasinya terakhir memancing," ungkap Junetra.
I Made Junetra menambahkan, kejadian bermula saat korban berpamitan untuk memancing.
Pada Rabu 31 Januari 2024 sekitar jam 16.00 WIB, awalnya Nia Diana memberitahu kepada suaminya yakni Sutoyo.
Nia Diana hendak pergi ke Sungai Nuar untuk memancing menggunakan perahu.
Lantas, sekitar jam 16.50 WIB, Robianto melihat korban memancing sendirian menggunakan perahu.
"Sekira pukul 18.10 WIB, suami korban (Sutoyo_red) mengajak adik korban mengawankan ke Sungai Nuar untuk mencari korban. Setelah sampai di sungai, hanya melihat perahu korban yang hanyut ke arah bawah jembatan. Korban tidak ditemukan dan kemudian meminta bantuan warga untuk mencari korban," papar Junetra.
Kendati, tenggelam sejak Rabu 31 Januari 2024, pencarian oleh Tim Rescue dilakukan mulai Kamis 1 Februari 2024.
"Laporan hilangnya korban Nia Diana baru kami terima keesokan harinya, 1 Februari 2024. Melihat lokasinya berada di Kabupaten Kapuas Hulu, maka diberangkatkanlah tim Rescue pos SAR Sintang untuk melakukan pencarian.
"Proses evakuasi berlangsung lancar oleh tim SAR gabungan, jasad korban telah dibawa menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.
(*)