Setibanya di stand Dekranasda Provinsi Kalbar, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana disambut hangat oleh Pj Ketua Dekranasda Kalbar Windy Prihastari.
Tampak wanita yang juga merupakan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar ini menjelaskan tentang tema stand berbentuk rumah betang yang ditampilkan oleh Dekranasda Provinsi Kalbar.
“Tadi Pak Presiden, Ibu Iriana dan Ibu Tito mengunjungi stand kita. Beliau kagum dengan kebudayaan serta produk fashion yang ditampilkan.
Hari ini kita banyak menampilkan produk hasil UMKM, kebudayaan dan ekraf khas Kalbar. Seluruh barang kerajinan dan fashion yang tergabung dalam kriya ada disini. Stand kami buat Rumah Betang, yang tahun lalu dengan desain rumah baluk mendapat penghargaan. Kita juga menghadirkan musik sape untuk menghibur pengunjung stand yang hadir disini”, terang Windy saat diwawancarai, dan juga menjelaskan mengenai filosofi Rumah Betang tersebut.
Ia juga mengapresiasi produk dekranasda kab/kota yang menampilkan berbagai produk - produk yang khas dan unik.
“Barangnya memang bagus - bagus dan sudah terkurasi. Padahal sudah punya, tapi saya masih tertarik untuk membelinya. Kita juga menampilkan Tikar Senggang yang mendapat penghargaan dari Kriya Nusa. Tikar ini terbuat dari pelepah pohon senggang kemudian dikeringkan”, jelasnya. Ibu Iriana berharap Kalbar terus mempromosikan kebudayaannya agar makin dikenal masyarakat luas.
Windy optimis pada perkembangan UMKM dan ekraf yang dimiliki Provinsi Kalbar.
Hal ini karena beberapa kali produk UMKM dan ekraf khas kalbar memperoleh juara di tingkat nasional.
“Kita akan selalu mendampingi dan membina para perajin agar dapat terkenal di dunia nasional dan internasional. Ayo kunjungi stand Dekranasda Kalbar di JCC”, ajaknya
Sebagai informasi, tahun ini, pameran Inacraft diramaikan oleh 1.500 UKM peserta yang mengisi 1.066 booth yang terdiri dari 850 anggota ASEPHI, 650 terdiri dari Non Anggota dan Peserta Binaan Kementerian, BUMN, Dinas, dan Dekranasda.
Inacraft 2024 juga dihadiri oleh peserta luar negeri yang bertempat di Plenary Hall, seperti Uzbekistan, Nepal, Thailand, Malaysia, Korea, Jepang, Polandia, Vietnam, China, dan perwakilan negara Asia Tenggara yang hadir dalam Paviliun AHPADA.
Di samping itu, Inacraft 2024 juga akan dihadiri tamu khusus internasional sebanyak 70 buyers.
Sementara itu, terdapat 133 peserta kategori eksportir dan siap ekspor yang tersebar dengan tanda khusus.
Pameran Inacraft menargetkan 100.000 pengunjung dengan target transaksi retail sampai Rp 100 miliar.
Lalu, kontrak dagang diharapkan mencapai 12 juta dollar AS.