kalbar-borneo

Fokus 5 Program Pembangunan Utama di Kapuas Hulu ! Pj Gubernur Kalbar Harisson Paparkan saat Musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2025

Selasa, 5 Maret 2024 | 19:26 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Anggaran (TA) 2025 di Ruang Sidang Paripurna, DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 5 Maret 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Pemprov Kalbar)

Penyelesaian infrastruktur perbatasan seperti pembangunan PLBN dan terminal barang internasional juga akan mendorong peningkatan Cross Border Economy terutama untuk pengembangan perdagangan, pariwisata dan UMKM.” Papar Harisson.

“Ada juga faktor Penghambat pada pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat, antara lain adalah Akses infrastruktur seperti listrik, sanitasi, dan air bersih yang relatif rendah. Rasio jalan dengan kondisi baik relatif masih rendah terutama jalan kabupaten. Termasuk belum tersedianya jalan tol yang menghubungkan Kota Pontianak-Pelabuhan Kijing-Kota Singkawang”, terangnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Investasi baik PMDN maupun PMA masih hanya terfokus pada kabupaten/kota tertentu dan belum merata pada setiap daerah.

Dimana Kalbar mengalami industrialisasi stagnan lebih dari satu dekade, yang mana kontribusi industri selama 10 tahun terakhir berkisar 15,7-16,7 persen yang disebabkan belum selesainya RT/RW Provinsi dan Kabupaten/Kota pasca Undang-Undang.

Pria kelahiran Palembang ini berharap, dengan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar di Kapuas Hulu, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Dengan kerjasama yang baik antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Kapuas Hulu, saya optimis kita dapat membangun Kapuas Hulu yang lebih maju dan sejahtera”, tutup pria yang pernah meniti karir di Kabupaten paling timur Kalbar ini.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini