kalbar-borneo

Pilgub Kalbar 2024 : Mikael Injek Barayungk Daftar Bacagub Kalbar 2024-2029 Lewat PDIP

Kamis, 18 April 2024 | 17:15 WIB
Mikael Injek Barayungk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Kalimantan Barat lewat PDI Perjuangan (PDIP). Pengambilan formulir pendaftaran diwakili oleh pendukungnya pada Rabu 17 April 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. DPD PDIP Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Mikael Injek Barayungk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Kalimantan Barat lewat PDI Perjuangan (PDIP).

Pengambilan formulir pendaftaran diwakili oleh pendukungnya pada Rabu 17 April 2024.

Salah seorang pendukung Mikael Injek, Yasinta mengaku optimis kalau figur yang didukungnya bakal diusung oleh partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Kendati sudah memiliki jagoan internal, PDI Perjuangan diyakininya tetap berpeluang mengusung calon lain, termasuk Mikael Injek Barayungk.

Baca Juga: Ria Norsan Daftar Bacagub Kalbar 2024-2029 Lewat PDIP

"Kami yakin diusung PDI-P karena partai ini partai wong cilik yang selalu memberi kesempatan kepada orang-orang yang punya potensi," ungkapnya kepada wartawan, Kamis 18 April 2024.

Keputusan Mikael untuk maju di Pilkada 2024, kata Yasinta, lantaran dorongan dari masyarakat.

Jika kelak diberi kepercayaan memimpin Kalbar, Yasinta memastikan kalau kandidat yang didukungnya itu akan melakukan banyak gebrakan, salah satunya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Alasan maju ya karena ada dukungan dari masyarakat. Tentu Pak Mikael akan melakukan banyak hal, tapi salah satu yang akan diprioritaskan adalah posisi IPM Kalbar yang masih di bawah nasional dan paling rendah di Kalimantan," timpal Yasinta.

Baca Juga: Sutarmidji Daftar Bakal Calon Gubernur Kalbar 2024-2029 di PDIP ! Formulir Diambil Subhan Noviar Sebagai Perwakilan Tim Sukses

Mikael Injek Barayungk bukan sosok baru di kontestasi Pilkada Kalbar.

Pada tahun 2012 lalu, dirinya yang kala itu maju lewat jalur independen pernah mencoba peruntungan untuk merebut posisi orang nomor satu di Kalimantan Barat.

Namun, belum sempat berkontestasi, Mikael bersama pasangannya Eka Kawirayu dinyatakan gugur oleh KPU karena syarat dukungannya tak memenuhi batas minimal.

(*)

Tags

Terkini