Namun, istri korban yakni Suraya menolak tawaran tersebut.
Suraya membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa ia tidak ingin jasad suaminya diautopsi.
"Dalam surat tersebut, Suraya juga menegaskan bahwa ia menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak ingin memperpanjang proses yang bisa menambah duka keluarganya," pungkas AKP Jawawi
(*)