KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Peristiwa nahas dialami oleh seorang anak berusia 11 tahun di Kabupaten Kubu Raya.
Bocah berinisial AC itu meninggal dunia di dalam mesin molen yang berada di gudang pencetakan bata Kawasan Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.
Sebagai informasi, molen adalah mesin pencampur pasir dan semen, atau mesin pengaduk semen.
Berdasarkan informasi dari Polres Kubu Raya, ternyata kejadian itu terjadi pada Minggu 9 Juni 2024 sekitar jam 14.00 WIB.
Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada Rabu 26 Juni 2024.
Saat ini, Polres Kubu Raya masih menyelidiki insiden tewasnya AC.
Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya Aiptu menegaskan, pihaknya langsung lakukan investigasi mendalam.
Ia memastikan, pengungkapan kasus ini ditangani secara serius.
Investigasi, kata dia, bertujuan memastikan penyebab kematian dan kronologis kejadian bagaimana bocah itu bisa masuk ke dalam mesin molen.
"Setelah kami menerima informasi dari warga pada Rabu 26 Juni 2024, Kapolres Kubu Raya langsung membentuk tim untuk segera melakukan investigasi mendalam," tegas Aiptu Ade dalam keterangannya pada Jumat 28 Juni 2024.
Kasus ini, terang Aiptu Ade, menjadi perhatian khusus Kapolres Kubu Raya.
Tim investigasi yang dibentuk langsung oleh Kapolres Kubu Raya masih bekerja keras melalui penyelidikan mendalam.
"Kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat Kubu Raya agar mempercayakan penanganan kasus ini kepada kami,” harapnya.