Perpaduan Arsitektur Arab Modern dan Ornamen Khas Dayak
Masjid Raya Darussalam Palangkaraya memiliki perpaduan gaya arsitektur modern dan Arab dengan sentuhan ornamen khas suku Dayak.
Sentuhan ornamen khas suku Dayak tersebut dapat dilihat dari desain talawang atau perisai khas suku Dayak yang berada di bagian luar masjid.
Tak hanya itu, sentuhan ornamen khas suku Dayak ini juga bisa dilihat dari motif warna pada bagian kubah masjid.
Masjid Raya Darussalam Palangkaraya punya lima buah kubah, yaitu empat kubah kecil yang mengelilingi satu kubah besar berdiameter 32 meter.
Masjid Raya Darussalam Palangkaraya nuga memiliki sebuah menara di sisi barat dayanya dengan ukuran setinggi 114 meter.
Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya tercatat sebagai Menara masjid tertinggi di Indonesia.
Menara tersebut difungsikan sebagai menara pandang untuk melihat Kota Palangka Raya dari atas ketinggian.
Selain itu, menara ini juga sebagai tempat edukasi masyarakat umum dan mahasiswa lantaran tersedia perpustakaan.
Selain kegiatan ibadah, masjid juga dipenuhi berbagai aktivitas dakwah seperti pengajian rutin, dan kajian keagamaan.
(*)