KALIMANTANSATU.COM, SINTANG - Lagi viral oknum sopir ambulans RSUD Ade M Djoen Sintang yang menurunkan jenazah di jalan sekitar areal SPBU Tugu Beji Sintang pada Senin 15 Juli 2024.
Saat kejadian itu, sopir tersebut meminta uang tambahan di luar tarif yang sudah dibayar oleh pihak keluarga jenazah.
Sebelumnya, pihak keluarga telah membayar ke kasir RSUD Ade M Djoen sesuai Peraturan Bupati (Perbup), yakni sebesar Rp690 ribu untuk tujuan Sintang - Nanga Mau Kecamatan Kayan Hilir.
Adapun sopir ambulans itu meminta tambahan untuk selisih biaya pengisian BBM jenis Dexlite.
Harga BBM Dexlite adalah Rp14.900 per liter. Padahal, BBM jenis Dexlite bukanlah BBM sesuai ketentuan Perbup yakni BBM Rp9.500 per liter.
Sebenarnya biaya BBM sudah include dengan total biaya yang dibayar oleh pihak keluarga jenazah itu.
Lantas, berapa tarif ambulans RSUD Ade M Djoen ke Wilayah Kabupaten Sintang dan Kalbar Lainnya ?
Perlu diketahui gaes, berdasarkan Perbup Sintang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, besaran tarif ambulans ditetapkan berdasarkan tujuan dan jarak.
Adapun total tarif masing-masing tujuan itu terdiri dari total harga BBM (Bahan Bakar Minyak).
Total harga BBM diperoleh dari jumlah liter BBM disesuaikan dengan perkiraan jarak tempuhnya, dan harga BBM per liter disesuaikan dengan pembelian terkini.
Selain itu ada juga jasa sarana, serta jasa pelayanan terdiri dari sopir dan perawat.
Jadi, biaya total ambulans adalah penjumlahan dari biaya BBM, biaya jasa sarana, dan jasa pelayanan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini tarif ambulans di RSUD Ade M Djoen ke Wilayah Kabupaten Sintang dan Kalbar lainnya berdasarkan tujuan (Catatan : Angka merupakan total Biaya BBM + Jasa Sarana + Jasa Pelayanan) :