kalbar-borneo

Dua Mayat Korban Tenggelam KM Sinar Bintang 1 Ditemukan Tim SAR Gabungan. 1 Orang Hilang Masih Dicari Hingga Kini

Jumat, 20 September 2024 | 19:13 WIB
Dua mayat pria korban tenggelam KM Sinar Bintang 1 sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan. (Kalimantansatu.com/Dok. Basarnas Pontianak)

KALIMANTANSATU.COM, MEMPAWAH - Dua mayat pria korban tenggelam KM Sinar Bintang 1 sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Dua korban meninggal dunia itu diantaranya Supriyanto (62 tahun), dan Budi Tjahyadi (40 tahun).

"Kemarin, tim SAR gabungan telah menemukan dua korban pasca tenggelamnya KM Sinar Bintang 1," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Eryk Subariyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat 20 September 2024.

Awalnya, mayat Supriyanto ditemukan di sebelah selatan Pulau Datuk berjarak 2 (dua) Nautical Mile.

Selanjutnya, jasad Budi Tjahyadi ditemukan oleh KM Sinar Karimata yang melintas dan menemukan korban.

"Korban kedua juga dalam keadaan meninggal dunia," timpalnya.

Baca Juga: Dikabarkan Jatuh saat Lego Jangkar di Perairan Tanjung Saleh Kubu Raya, Jasad ABK KM Aries Indo Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah dievakuasi, kata Eryk, kedua korban diserahkan kepada pihak perusahaan kapal.

"Setelah berhasil ditemukan, kemudian jasad korban masing-masing dibawa menuju pelabuhan TPI Pontianak untuk diserahkan kepada pihak agen perusahaan kapal tempatnya bekerja," terangnya.

Setelah penemuan ini, Tim SAR gabungan masih mencari satu orang korban pria bernama Awit yang masih hilang.

Hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan memperluas area pencarian.

"Pada hari ketiga ini, area pencarian mencapai 224 Nautical Mile," tandasnya.

Sebagai informasi, KM Sinar Bintang 1 diinformasikan tenggelam akibat cuaca ekstrim di Perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Rabu 18 September 2024.

Tak hanya KM Sinar Bintang 1, ada juga kapalain yakni KM Karya Sampurna 7 yang juga tenggelam di Perairan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya pada hari yang sama.

Kedua kapal itu diduga tenggelam setelah terkena angin kencang dan hempasan gelombang ombak besar sehingga oleng, lalu tenggelam.

Halaman:

Tags

Terkini