kalbar-borneo

Akui Pembangunan SGAR PT BAI Sempat Tertunda di Mempawah, Menteri BUMN Erick Thohir Tekankan Hilirisasi di Indonesia Adalah Kewajiban

Selasa, 24 September 2024 | 22:15 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 24 September 2024. (Kalimantansatu.com/ Ist)

KALIMANTANSATU.COM, MEMPAWAH - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak menampik ada kendala yang dihadapi ketika pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) di Mempawah.

Meski sempat terlambat, akhirnya pabrik tersebut dapat berjalan dan dioperasikan.

“Kita tahu smelter ini sempat tertunda. Memang ada keterlambatan. Namun, saat ini dapat terjadi kemudahan. Kami berusaha menekan impor. Untuk daerah dan nasional impact-nya 3 kali lipat secara ekonomi," ungkapnya di Kabupaten Mempawah, Selasa 24 September 2024.

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan, kata Erick, hilirisasi di Indonesia bukan merupakan pilihan, namun merupakan kewajiban.

Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) di Kabupaten Mempawah (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

Baca Juga: Injeksi Perdana Smelter Grade Alumina di Mempawah, Presiden Jokowi Mengaku Bangga Ekosistem Industri Aluminium yang Terintegrasi Selesai Fase Pertama

"Hilirisasi untuk mendorong perekonomian agar rakyat kita lebih sejahtera, dan saya yakin di pemerintahan ke depan akan memiliki komitmen yang sama," terangnya.

Ia menambahkan, ini merupakan hari kedua dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan hilirisasi benar-benar berjalan sebagaimana mestinya.

“Kemarin kita ke Sumbawa, untuk meninjau tembaga dan emas. Kemudian ke Gresik, PT Freeport Indonesia. Yang mana 49 persen atas dukungan Bapak Presiden kita bisa berkomitmen mengambil alih saham freeport 51 persen. Hari ini kebetulan dari BUMN semua yaitu Inalum dan Antam," pungkasnya.

Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) di Kabupaten Mempawah (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

Baca Juga: Harap Pengembangan SGAR Dongkrak Perekonomian Kalbar, Pj Gubernur Harisson : Hilirisasi Harus Terus Dipacu

Seperti diketahui, Aluminium oksida (Alumina) adalah sebuah senyawa kimia dari alumunium dan oksida, yang merupakan bahan yang paling banyak digunakan sebagai bahan dalam berbagai jenis bahan metalurgi, industri kimia, industri otomotif, dan industri kosmetik.

Proyek Smelter Grade Alumina (SGAR) adalah hasil konsorsium PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (INALUM) ini fokus pada pengembangan infrastruktur dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral di wilayah Mempawah, Kalimantan Barat.

Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) di Kabupaten Mempawah (Kalimantansatu.com/Ist)

Halaman:

Tags

Terkini