KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Tokoh Pemuda Kubu Raya Rizky Prabowo Rahino mengapresiasi sikap ksatria dari calon-calon yang berkontestasi dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2024 (Pilgub Kalbar 2024).
Sikap tersebut ditunjukkan melalui ucapan selamat yang disampaikan oleh paslon-paslon kepada satu paslon peraih suara tertinggi pasca real count dokumen C1 pemungutan suara pada Rabu 27 November 2024.
Sebagai informasi, calon gubernur (cagub) nomor urut 1 Sutarmidji dan cagub nomor Urut 3 Muda Mahendrawan telah mengucapkan selamat untuk paslon nomor urut 2 Ria Norsan-Krisantus yang unggul dalam penghitungan suara sementara Pilgub Kalbar 2024 versi real count KPU Dokumen C1.
Ucapan tersebut disampaikan melalui media sosial pribadi Instagram (IG) mereka.
"Apa yang ditunjukkan tersebut merupakan sikap ksatria. Ya, berjiwa besar. Walaupun prosesnya panjang dan masih menunggu penghitungan berjenjang, lalu keputusan dan penetapan KPU berdasarkan rapat pleno nantinya. Sikap saling menghormati apapun hasilnya adalah prioritas," ungkapnya saat diwawancarai Tim Kalimantansatu.com di Weng Coffe, Jalan Reformasi, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat 29 November 2024.
Saling bertukar pesan melalui ucapan selamat kepada paslon yang unggul dalam perolehan suara sementara memang harus segera ditunjukkan agar menjadi teladan bagi masyarakat.
"Paslon yang berkompetisi memang harus menunjukkan sikap berjiwa besar. Ini sebuah pertandingan dan kompetisi dimana rakyat sebagai penentu dengan kedaulatan hak suaranya. Calon pemimpin harus menjadi contoh. Kalau pemimpin adem ayem setelah kompetisi, rakyat yang melihat juga adem. Jadi, di atas dingin. Di akar rumput juga dingin," terangnya.
Penetralisir Situasi dan Kondisi
Walau terkesan sederhana, menurut Prabowo, ucapan selamat tersebut bisa menjadi penetralisir situasi dan kondisi politik yang sempat memanas guna mewujudkan Pilkada damai, sejuk, aman dan nyaman.
"Penting itu (ucapan selamat antar paslon). Selain imbauan penuh kesejukan kepada tim, relawan, pendukung garis keras, fans atau apapun namanya. Calon pemimpin harus menunjukkan kedewasaan dan kematangan berpolitik. Itu lebih dari sekedar etika, nantinya menjadi pembelajaran politik bagi masyarakat," timpalnya.
Menurut dia, berbeda pilihan adalah hal biasa, namun hal terpenting dan paling utama adalah semangat kebersamaan dan persatuan.
Untuk itu, masyarakat juga harus bersikap ksatria dan berjiwa besar.
"Kita nikmati perbedaan pilihan sejak ditetapkan sebagai paslon, berlanjut masa kampanye, hingga pencoblosan di bilik suara. Setelah itu, kita bersatu kembali dan menghormati hasilnya. Antar rakyat saling merangkul, antar calon pemimpin juga saling merangkul, kan keren tuh. Selanjutnya, saling berkolaborasi demi kemajuan Kalimantan Barat," ucapnya.