KALIMANTAN SATU - New normal atau adaptasi kebiasaan baru sudah mulai berjalan seiring meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, namun masyarakat harus tetap waspada mengingat munculnya Subvarian Omicron seperti BA4 dan BA5.
Saat ini Indonesia sudah mendeteksi 4 kasus Covid-19 varian Omicron subvarian BA4 dan BA5 seperti yang dikutip dari account instagra @bnpb_indonesia.
Tiga kasu yang ditemukan tersebut dimana pasien tidak menunjukkan gejala, sedangkan satu kasus menunjukkan gejala ringan seperti sakit tenggorokan dan badan pegal.
Saat ini subvarian dari Omicron yaitu BA4 sudah dilaporkan sebanyak 6.903 kasus dari 58 negara di Dunia.
5 negara dengan laporan kasus terbanyak untuk subvarian Omicron BA4 adalah negara Afrika Selatan, Amerika Serikat, Britania Raya, Denmark, dan Israel.
Sedangkan untuk subvarian Omicron BA5 sudah dilaporkan sebanyak 8.687 kasus di 63 negara.
Baca Juga: Jendela Transfer Liga 1, Klub Milik Kaesang Pangarep Persis Solo Borong 16 Pemain dari Sejumlah Klub
5 negara dengan laporan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat, Portugal, Jerman, Inggris, dan Afrika Selatan.
Hingga saat ini belum ditemukan indikasi jika kedua subvarian ini menyebabkan kesakitan lebih parah dibandingkan varian omicron lainnya.
"Meski demikian tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ya! Vaksin lengkap dan booster agar lebih aman dan terlindungi." tulis @bnpb_indonesia.
"Kita harus berhati hati teman. Waspada." balas pengguna instagram @herdiyanitdev.
"Gua uda vaksin lengkap pak smpe demam2, gua juga slah satu relawan covid smpe gua terpapar juga satu keluarga, baru juga lega covid ilang dah ada aja brita covid varian baru." ungkap @martiawidya91.