KALIMANTAN SATU - Cari tahu informasi mengenai apa itu LoA Unconditional yang menjadi salah satu dokumen yang dipersyaratkan dalam seleksi penerimaan Beasiswa LPDP setiap tahunnya.
Beasiswa LPDP Tahap 1 dari Kemenkeu RI telah resmi dibuka sejak 25 Januari 2023 dan seperti biasa, LoA Unconditional kembali menjadi salah satu persyaratan dalam seleksi administrasi.
Dengan banyak serta kompetitifnya persaingan dalam seleksi beasiswa LPDP, LoA Unconditional ini tentu akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan bagi setiap pelamarnya.
Akan tetapi, tidak semua calon pelamar beasiswa LPDP cukup familiar dengan LoA Unconditional sehingga mereka kerap mencari tahu seperti apa dokumen tersebut dan bagaimana cara mendapatkannya.
Oleh karenanya artikel berikut ini akan mencoba untuk menyampaikan penjelasan dan gambaran mengenai LoA Unconditional bagi para pejuang beasiswa program magister maupun doktor yang berniat mencoba peruntungan melalui LPDP Kemenkeu RI.
Apa itu LoA Unconditional?
Berikut di bawah ini adalah pengertian dari LoA Unconditional yang dikutip dari Buku Panduan Beasiswa Reguler 2023 dari LPDP.
"LOA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut dengan tanpa persyaratan, kecuali persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai jenjang studi sebelumnya, dan/atau persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status diterimanya orang tersebut sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta durasi studi, lama studi, permulaan studi dan/atau akhir studi."
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2023 Tahap 1 Telah Resmi Dibuka! Catat Deretan Jadwal Penting Berikut
LoA Unconditional dengan kriteria seperti apa yang dibutuhkan untuk pendaftaran Beasiswa LPDP?
Setelah memahami apa itu LoA Unconditional sendiri, maka dapat dicermati lebih spesifik tentang kriteria LoA Unconditional pada persyararan Beasiswa LPDP sebagaimana yang akan dijabarkan sebagai berikut.
- Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.
- Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait waktu perkuliahan paling cepat yang diizinkan.
- Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LOA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer (Penundaan) dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA, yang diunggah bersamaan dengan LoA.
- Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai ketentuan LPDP, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.
Dengan pemahaman akan LoA Unconditional secada umum dan spesifik dalam persyaratan pendaftaran Beasiswa LPDP, maka diharapkan para calon pelamar dapat melakukan persiapan dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Artikel Terkait
Beasiswa LPDP 2023 Tahap 1 Telah Resmi Dibuka! Catat Deretan Jadwal Penting Berikut
Persiapan Mendaftar Beasiswa Reguler LPDP 2023, Lengkapi Dokumen-Dokumen Ini untuk Online Form dan Unggahan