KALIMANTANSATU.COM - Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menyoroti pentingnya peran TNI AD sebagai penyelesai berbagai persoalan rakyat.
Saat menghadiri agenda olahraga bersama lulusan Akmil angkatan 1992–1996 di Lapangan Tenis Pusbekangad, Jakarta (Sabtu, 1/8/2026), ia mengimbau jajaran TNI AD dan alumni Akmil untuk menyokong program-program strategis pemerintah secara nyata.
Maruli menambahkan bahwa keterlibatan tentara dalam pembangunan bertujuan mempertegas hadirnya negara di tengah publik, bukan semata menjaga pertahanan wilayah.
“Kami ingin TNI AD hadir sebagai solusi. Bukan hanya menjaga kedaulatan, tapi juga membangun,” ujar Maruli.
Fokus 4 Program Unggulan Pemerintah untuk Masyarakat
Dalam arahannya, KSAD menyoroti empat fokus utama program pengabdian TNI AD yang dirancang selaras dengan instruksi Presiden.
- Ketahanan Pangan: TNI AD mengawal lahan pertanian, pompanisasi, dan lumbung pangan di desa.
- Program Manunggal Air: Penyediaan akses air bersih di daerah yang puluhan tahun tidak terjangkau.
- Infrastruktur: Pembangunan Jembatan Garuda dan infrastruktur dasar di wilayah tertinggal.
- Bakti Sosial: Bantuan untuk kelompok rentan, termasuk penyediaan kaki palsu bagi penyandang disabilitas.
“Satu pulau atau satu daerah kita selesaikan semua jembatannya. Biar Anda merasa terpanggil, perhatikan mereka. Bagaimana rasanya mereka berpuluh-puluh tahun tidak pernah punya air, tidak pernah punya jembatan. Lumpuh, tiba-tiba ada yang kasih kaki palsu,” ujar Jenderal Maruli dalam siaran pers Dispenad pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Ia menargetkan bahwa saat Kemerdekaan RI nanti di tanggal 17 Agustus 2026, sudah ada 2.500 jembatan selesai dibangun.
Karya Bakti Skala Besar Sasar 12 Wilayah Strategis
Guna mempercepat efektivitas program, TNI AD melancarkan aksi Karya Bakti Skala Besar yang tersebar di 12 titik wilayah Indonesia.
Pembangunan infrastruktur dasar diprioritaskan untuk daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar.
Beberapa kawasan yang menjadi prioritas utama pembangunan di antaranya meliputi Pulau Nias, kawasan Danau Toba, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Talaud, Nusa Tenggara Timur / NTT, hingga Merauke, Papua.
Artikel Terkait
Rahasia Mengatur Portofolio Reksa Dana Berdasarkan Umur dan Profil Risiko, Racikannya Jelas Berbeda !
Menakar Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) vs Lump Sum di Pasar Saham yang Volatil, Mana yang Lebih Menguntungkan ?
Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP, BRI Perkuat Peran ! Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan Perumahan
Direksi PT Triputra Agro Persada Tbk Umumkan Jadwal Bagi Dividen Interim Saham TAPG Tahun 2026
Realisasi KUR 2026 Tembus Rp169 Triliun, Kementerian UMKM Catat 1,1 Juta Debitur Baru dan 511 Ribu UMKM Naik Kelas
Memahami Inflasi Gaya Hidup dan Cara Mencegah Lifestyle Inflation ! Kenali Tanda Terjebak dan Strategi Konkretnya
Asuransi Jiwa vs Asuransi Kesehatan: Mana yang Wajib Dimiliki Lebih Dulu ? Informasi Ini Penting bagi Lajang (Belum Menikah) Maupun Kepala Keluarga
Mengupas Konsep Financial Independence, Retire Early (FIRE) yang Populer di Milenial & Gen Z: Mitos vs Realitas Menerapkannya di Indonesia, Bisa kah ?
Membahas Refinancing KPR : Solusi Mengurangi Bunga Cicilan atau Jebakan Baru ? Ketahui Cara Kerja Hingga Biaya yang Wajib Dikeluarkan
CSR Promedia Group dan SKI Tiba di Lembang, Rumah Jurnalis Primetime News yang Hampir Roboh Jadi Lebih Layak Berkat Program Ganti Atap Rumah Wartawan