sport

Ternyata Ini Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumardji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY, Hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola

Kamis, 23 Januari 2025 | 21:43 WIB
Potret Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong. (Kalimantansatu.com/Dok. PSSI)

Kim kemudian menegaskan menurut pengetahuannya hingga saat ini STY belum menandatangani surat pemecatan dari PSSI.

"Tapi dari yang saya tahu, dia belum menandatangani suratnya sampai sekarang. Itu yang saya tahu dan saya sangat yakin dengan kebenarannya," tegasnya.

Terkini, STY masih berada di Indonesia meski sudah tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dijadwalkan pulang kampung ke Korea Selatan pada 26 Januari 2025 mendatang.

Baca Juga: Fren, Alex Pastoor Ungkap Rencana Bakal Nonton Pertandingan Liga 1 Indonesia hingga Soal Bakal Jadi ‘Otak’ Strategi Tim Garuda Era Patrick Kluivert

Berkaca dari hal itu, kontrak pelatih sepak bola umumnya dapat diakhiri dengan persetujuan bersama.

Dilansir dari EA Sports Law, pemutusan kontrak pelatih juga diatur oleh undang-undang nasional dan peraturan FIFA.

"Konsekuensi dari pemutusan kontrak akan diatur oleh surat kontrak, undang-undang nasional, dan peraturan FIFA," begitu pernyataan EA Sports Law dalam artikel yang tayang pada 29 Januari 2021 lalu.

Lantas, mengapa etika pemutusan kontrak pelatih menjadi sesuatu yang penting di dunia sepak bola? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Menutup Celah Kontroversi Pemecatan Pelatih

Dalam artikel yang sama, EA Sports Law menyoroti pernyataan yang pernah diterbitkan FIFA pada November 2020 lalu.

Pada pernyataan itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyetujui reformasi kebijakan untuk memperkuat posisi pelatih sepak bola pria dan wanita.

"Pelatih memainkan peran penting dalam permainan, tetapi secara historis mereka telah ditinggalkan di luar kerangka regulasi sepak bola," tutur Gianni.

"Kami perlu menutup celah ini dan mengakui peran penting yang mereka miliki," tambahnya.

Baca Juga: Ini Dilema yang Dirasakan Jeje ! Eks Penerjemah STY di Timnas Garuda itu Tinggalkan Indonesia hingga Soroti Kendala Komunikasi yang Ingar di Medsos

Halaman:

Tags

Terkini