Ternyata Ini Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumardji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY, Hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Kamis, 23 Januari 2025 | 21:43 WIB
Potret Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong. (Kalimantansatu.com/Dok. PSSI)
Potret Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Shin Tae-yong. (Kalimantansatu.com/Dok. PSSI)

Kebijakan FIFA itu berkaca dari fenomena pemecatan pelatih sepak bola di Eropa yang hanya bertahan rata-rata 35-69 pertandingan sebelum mereka digantikan oleh pelatih lain.

Terpenting Adalah Membayarkan Gaji

EA Sports Law juga menuturkan, ketika pelatih sepak bola mendapatkan pemutusan sepihak dari kontraknya perlu dipastikan pihak yang melakukan pelanggaran dalam kontraknya.

Umumnya, konsekuensi dalam kontrak bergantung dari kesepakatan pembayaran dan target jangka panjang sekaligus konsekuensinya.

"Pelanggaran itu dapat diakumulasikan dengan pelanggaran lainnya," terangnya.

Baca Juga: Jelang Kepulangan Shin Tae-yong dari Indonesia Menuju Korsel ! Dari Keinginan Balas Budi hingga 'Masalah' yang Belum Selesai

Di sisi lain, EA Sports Law menyebutkan FIFA pada tahun 2018 mengeluarkan ketentuan keterlambatan gaji, dapat membuat pelatih dapat mengakhiri kontrak dengan alasan yang sah.

"Maka pelatih akan dapat mengakhiri kontrak dengan alasan yang sah," tandasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X