techno

Apa itu RedNote ? Lagi Viral Ramai RedNote Jadi Tujuan 'Pengungsi' Setelah TikTok Kena Banned di Amerika Serikat. Akankah Bakal Bernasib Sama ?

Senin, 20 Januari 2025 | 11:25 WIB
Ilustrasi aplikasi RedNote dan TikTok yang digandrungi pengguna medsos di Amerika Serikat (AS). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @rednote_us dan Unsplash @visuals)

Dasar hukum yang dipakai pemerintah AS untuk memblokir TikTok adalah undang-undang Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act yang disahkan oleh Presiden AS Joe Biden pada April 2024.

Berdasarkan undang-undang itu, Kongres AS dapat mengatur sebuah platform untuk memisahkan operasinya di AS dari kepemilikan asing, atau berpotensi diblokir jika dianggap sebagai ancaman.

Muncul Tren ‘Pengungsi TikTok’ di China

Dilansir dari CBS 42, muncul sebuah tren 'Pengungsi TikTok' atau TikTok Refugee yang menunjukkan mereka ikut menjadi pengguna aplikasi RedNote alias Xiaohongshu buatan China.

Baca Juga: Mengenali Apa itu SNPDB Madrasah Aliyah Unggulan 2025 dan Tujuannya. Ketahui MAN Insan Cendikia/MAN IC, MAN Program Keagamaan/MAN PK dan MAKN

Dalam aplikasi yang menggabungkan fitur Instagram dan Pinterest itu, tagar #TikTokRefugee menjadi populer dan sebagian besar penggunanya berasal dari Amerika Serikat (AS).

Xiaohongshu atau dikenal RedNote di luar China itu menjadi aplikasi dengan peringkat unduhan pertama di aplikasi Apple Store AS.

Popularitas RedNote yang meningkat di AS itu terjadi usai pemblokiran TikTok di AS pada Minggu, 19 Januari 2025.

Pada Desember 2024, Xiaohongshu dilaporkan memiliki sekitar 300 juta pengguna aktif bulanan secara global.

Lewat RedNote, para pengguna di China umumnya berbagi kehidupan di China dari kuliner hingga sebagai media pembelajaran Bahasa Mandarin.

Sementara para pengguna baru dari AS berbagi gaya hidup mereka seperti memposting foto dan video kucing maupun anjing peliharaan mereka di RedNote.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini