KALIMANTANSATU.COM - Makam Aermata Ebhu menjadi salah satu rekomendasi lokasi wisata religi di Pulau Madura.
Sebagian masyarakat Bangkalan menganggap keramat tempat ini.
Tak ditampik, perkembangan Islam di Madura pada masa silam, telah meninggalkan peninggalan-peninggalan yang menakjubkan.
Baik itu berupa arsitektural, kebudayaan dan sebagainya.
Salah satu jejak peninggalan Islam di Madura adalah Situs Makam Aermata Ebhu yang berada di Jalan Raya Buduran No. 39 Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Keberadaan situs Makam Aermata Ebhu tidak lepas dari sosok perempuan bernama Syarifah Ambani.
Terdapat legenda yang beredar di kalangan masyarakat Bangkalan yang diceritakan secara turun-temurun.
Dikisahkan, Syarifah Ambani adalah permaisuri Tjakraningrat I yang sering ditinggal oleh Tjakraningrat I, karena sibuk membantu Sultan Agung untuk menjalankan pemerintahannya.
Alhasil, Tjakraningrat jarang berada di Madura.
Pada masa itu, Syarifah Ambani harus mewakili Tjakraningrat dalam urusan ke pemerintahan.
Syarifah Ambani dikenal sebagai figur seorang istri yang taat kepada suami.
Seringkali, Syarifah Ambani menghabiskan waktunya untuk bertapa di sebuah bukit yang berada di Arosbaya untuk mengisi waktu luang
Dalam pertapaannya, Syarifah Ambani selalu berdoa agar kelak keturunannya menjadi penguasa di Madura.