KALIMANTANSATU.COM - Cari informasi tentang Makam Kesultanan Kutai Negara Ing Martadipura ?
Kami hadirkan informasinya melalui artikel ini, Sahabat Generasi Emas.
Kompleks Museum Mulawarman, Tenggarong, Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan tempat yang tepat untuk menggali sejarah mengenai salah satu kesultanan tertua di Indonesia, Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Selain bangunan Keraton dari era Sultan Aji Muhammad Parikesit, di Kompleks Museum Mulawarman ini terdapat situs bersejarah yang lain, yaitu Makam Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kompleks makam ini menjadi tempat persemayaman terakhir lebih dari 140 anggota keluarga Kesultanan Kartanegara.
Sebagian di antaranya adalah para sultan yang pernah berkuasa sejak berdirinya Tenggarong.
Komplek makam ini merupakan komplek makam yang diperuntukkan bagi raja-raja Kutai Kartanegara, diperkirakan sudah ada sejak abad ke 13 atau sekitar tahun 1320 dan pada tanggal 16 Oktober 1990 baru diresmikan oleh Gubernur Tingkat I Kalimantan Timur, yaitu H.M. Ardans.
Raja yang dimakamkan pada komplek tersebut adalah Sultan Aji Imbut (Wafat 24 Rajab, 1209 H), Sultan Aji Muhammad Salihuddin (Wafat 17 Rajab, 1261 H), Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Wafat 28 Rajab, 1317 H) dan Sultan Aji Muhammad Parikesit (Wafat 22 Rajab, 1961 H).
Disamping makam raja-raja tersebut diatas kawaan ini juga terdapat 245 maka para kerabat sultan dan para pemangku jabat di lingkungan Kesultanan Kutai.
Secara administratif terletak di Jl. D. Diponogoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Selatan. Letak komplek ini tepatnya berada pada bagian selatan Istana Kesultanan Kutai atau yang sekarang menjadi museum Mulawarman.
Munculnya pemakaman keluarga kerajaan ini diduga hampir bersamaan dengan berdirinya Kota Tangga Arung di Tepian Pandan pada 28 September 1782 Masehi.
Peristiwa ini terjadi setelah Aji Imbut berhasil merebut tahta Kesultanan Kutai dari Aji Kado yang berkuasa di ibukota lama (Pemarangan) dan secara resmi dinobatkan menjadi Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin.
Nama Tangga Arung kemudian hari berubah menjadi Tenggarong.
Artikel Terkait
Sejarah Kalimantan Timur Lengkap. Berdasarkan Hikayat Banjar, Sultan Makassar Pernah Pinjam Tanah untuk Dagang
Mengenal Apa itu Tari Hudoq Mahakam Ulu Kalimantan Timur ! Bagaimana Cara Menuju Mahakam Ulu Kaltim ?
Pesona Karts Sangkulirang Mangkalihat Kutai Timur Kalimantan Timur. Cara Menuju Karts Sangkulirang Mangkalihat
Lokasi Wisata Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan Kalimantan Timur Sangat Indah dan Punya Ciri Khas
Sejarah Samarinda dari Masa Kerajaan Sampai VOC ! Ternyata, Ibu Kota Kalimantan Timur Ini Berkembang dari 3 Kampung Pemukiman Suku Kutai Puak Melanti
Sungai Karang Mumus Saksi Peradaban Samarinda Kalimantan Timur. Masih Dijumpai, Peninggalan Bangunan Bersejarah yang Ditinggalkan oleh Warga Tionghoa
Tugu Kebangunan Nasional Indonesia Samarinda Kalimantan Timur ! Cagar Budaya Untuk Melengkapi Gedung Nasional Sebagai Tempat Perjuangan Bersejarah
Mengenal Masjid Keramat Banua Halat Kalimantan Selatan ! Salah Satu Masjid Tertua di Kalsel yang Punya Daya Tarik Tiang Kayu Ulin Berposisi Miring
Sejarah Masjid Pusaka Banua Lawas Kalimantan Selatan ! Dibangun Atas Prakarsa Khatib Dayan dan Sultan Abdurrahman, Dibantu Tokoh-tokoh Dayak Islam