Kalimantansatu - "The Spirit of Bracelets Dance" atau Semangat Tari Gelang diusung menjadi salah satu pertunjukan di Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2022 di Barito Timur, Kalimantan Tengah pada Agustus mendatang.
The Spirit of Bracelets Dance dari tari gelang Dadas dan gelang Bawo yang adalah salah satu ikon dari masyarakat di DAS Barito seperti di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Nampaknya pada Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2022 kedua kesenian tari gelang ini akan kembali menjadi andalan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Upaya Generasi Muda Mengangkat Sastra Kuno Suku Dayak Maanyan Kalimantan Tengah Lewat Lagu
Tari gelang Dadas dan Bawo adalah kesenian yang berkembang dari ritual adat Wadian Dadas dan Wadian Bawo di wilayah DAS Barito seperti di Barito Timur (Bartim), Kalteng.
Jika menilik dari berbagai event kebudayaan di Kalimantan Tengah nyaris selalu ada seni tari gelang Dadas dan Bawo dibawakan.
Untuk mengenal tari gelang Dadas dan tari gelang Bawo mari sedikit menggali asal dari seni tari ini.
Baca Juga: Bergeliat, Objek Wisata Patai Suku Hawa atau Pasuha Mencoba Bangkit Usai Diterpa Badai Covid-19
Wadian Dadas atau Belian Dadas sudah teregistrasi sejak 2017 dengan nomor Registrasi 201700548 sebagai warisan budaya tak benda yang masuk domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-Perayaan.
Wadian dadas berfungsi sebagai budaya dan sosial kemasyarakatan, karena mengandung unsur nilai-nilai religi dalam bentuk Ritual Pengobatan Tradisional.
Namun seiring perkembangan, mulai dari gerak, bunyi gelang, musik hingga dan tumet sudah diadaptasi sehingga tidak lagi berbentuk doa-doa namun hanya kiasan dan peribahasa.
Baca Juga: Kesenian Tradisional Kalimantan Tengah Karungut, Sastra Suku Dayak yang Berupa Syair atau Pantun
Namun untuk unsur nilai-nilai dalam tumet masih mempertahankan bahasa sastra klasik Dayak Maanyan yaitu basa Pangunraun.
Sedangkan untuk Wadian Bawo atau Belian Bawo dari penelusuran Kalimantan Satu di warisanbudaya.kemdikbud.go.id masih belum ada teregistrasi.