Apa itu Wawasan Kebangsaan ? Generasi Muda Wajib Paham Nih, Wawasan Kebangsaan Lahir dari Keinginan Bangsa Indonesia Bebas dari Penjajahan

photo author
Tim Kalimantan Satu 02, Kalimantan Satu
- Jumat, 1 Desember 2023 | 15:29 WIB
Ilustrasi bendera merah putih Indonesia  (Pixabay/jorono)
Ilustrasi bendera merah putih Indonesia (Pixabay/jorono)

KALIMANTANSATU.COM - Wawasan kebangsaan lahir dari keinginan bangsa Indonesia untuk bebas dari penjajahan.

Setelah melalui berbagai peperangan yang dilakukan secara lokal dengan hasil yang kurang memuaskan, akhirnya dengan perkembangan sejarah, muncul kesadaran bahwa perlawanan terhadap penjajah dapat dilakukan ketika seluruh rakyat Indonesia bersatu padu untuk mengusir penjajah.

Kesadaran untuk bersatu ini memunculkan gagasan, sikap, dan tekad yang bersumber dari nilai-nilai budaya bangsa yang diwujudkan menjadi wawasan kebangsaan.

Baca Juga: Apa itu Pokjar UT ? Mahasiswa dan Mahasiswi UT Wajib Tahu, Ternyata Pokjar Adalah Ini Sahabat Generasi Emas

Apa itu Wawasan Kebangsaan ?

Dilansir laman Kemenkeu Learning Center, istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan”.

Wawasan berarti tinjauan, pandangan, dan dapat juga berarti konsepsi cara pandang.

Kebangsaan berasal dari kata “bangsa” yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri.

Kebangsaan mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa, perihal bangsa, kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara.

Dengan demikian wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara yang mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Wawasan kebangsaan merupakan konsep yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah, yang meliputi tanah (darat), air (laut) dan udara secara tidak terpisahkan, yang mempersatukan bangsa dan negara secara menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek ekonomi, politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

Wawasan kebangsaan Indonesia menolak segala diskriminasi suku, ras, asal-usul, keturunan, warna kulit, kedaerahan, golongan, agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedudukan maupun status sosial.

Konsep kebangsaan Indonesia bertujuan membangun dan mengembangkan persatuan dan kesatuan.

(Tim Kalimantan Satu 02)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenkeu Learning Center

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X