Namun, ketika telur menetas menjadi larva, larva mengalami metamorfosis menjadi elver atau glass eel.
Glass eel akan berupaya ke muara sungai yang memiliki salinitas lebih rendah.
Glass eel akan bertumbuh menjadi yellow eel yang selanjutnya berubah menjadi silver eel, dan bermigrasi kearah hulu sungai kedaerah air tawar.
Ikan Sidat bermigrasi ke laut setelah mengalami kematangan gonad dan memijah di palung laut dalam.
Ikan Sidat akan memijah sekali seumur hidup dan akan mati setelah memijah.
Karena, ikan sidat menggunakan seluruh energinya untuk reproduksi atau termasuk hewan smelparous.
Kandungan Gizi Tinggi
Ikan Sidat merupakan ikan yang mempunyai gizi yang sangat tinggi dan sangat diminati di Jepang.
Di negara sakura, Ikan Sidat diolah menjadi Unagi yang harganya mahal.
Untuk menembus pasar tersebut, banyak persyaratan yang harus dipenuhi.
Ikan Sidat harus berdaging lembut, tidak alot, tidak terpisah kulit dan dagingnya saat dimasak, dan daging tidak berbau tanah/algae.
Untuk memenuhi syarat tersebut, budidaya Ikan Sidat harus memperhatikan kualitas, baik dari benih, pakan maupun kondisi lingkungan.
Saat ini, budidaya Sidat hanyalah tahap pembesaran.
Karena siklus hidupnya yang unik, belum ada satupun tekhnologi yang bisa memijahkan Sidat.