Badai matahari juga dapat mengganggu satelit dan berbagai bentuk komunikasi elektronik.
Badai matahari dimulai dengan ledakan besar di Matahari.
Ledakan ini – yang disebut jilatan api matahari – bisa sama kuatnya dengan miliaran bom nuklir!
Lidah api matahari biasanya terjadi bersamaan dengan pelepasan aliran besar plasma bermuatan yang bergerak dengan kecepatan jutaan mil per jam.
Aliran ini disebut lontaran massa koronal, atau CME.
Ketika CME menghantam Bumi, mereka dapat menyebabkan badai geomagnetik yang mengganggu satelit danjaringan listrik.
Misalnya, pada bulan Februari 2011, CME yang dihasilkan oleh jilatan api matahari yang sangat kuat mengganggu komunikasi radio di seluruh Tiongkok.
Beberapa ahli percaya bahwa badai matahari besar dapat menyebabkan kerusakan ekonomi 20 kali lebih besar dibandingkan badai terburuk.
Para ilmuwan yang mempelajari badai matahari telah menemukan bahwa frekuensi jilatan api matahari tampaknya mengikuti siklus matahari 11 tahun.
Pada saat aktivitas puncak, mungkin terjadi beberapa badai matahari setiap harinya.
Di lain waktu, mungkin terjadi kurang dari satu badai matahari per minggu.
(Tim Kalimantan Satu 02)