edukasi

Otoriter itu apa ? Dikenal Sebagai Gaya Kepemimpinan. Ketahui Apa itu Otoriter, Ciri ciri Otoriter, Kelebihan Otoriter dan Kekurangan Otoriter

Minggu, 14 Januari 2024 | 14:03 WIB
Ilustrasi kepemimpinan (Kalimantansatu.com/ Pixabay Bru-nO)

Pendekatan ini mendorong kolaborasi dan sering terlihat dalam lingkungan di mana umpan balik sangat penting untuk keberhasilan.

3. Kepemimpinan delegatif (laissez-faire)

Memberikan otonomi kepada tim, seringkali memberi mereka kebebasan untuk mengambil keputusan sendiri.

Pemimpin delegatif biasanya melakukan intervensi hanya jika diperlukan dan memercayai keahlian timnya untuk melaksanakan tugas tanpa pengawasan terus-menerus.

Baca Juga: Apa itu Paradigma ? Biar Makin Paham ! Yuk Ketahui Paradigma itu Apa, Contoh Paradigma, Macam-macam Paradigma dan Pengertian Paradigma Menurut Ahli

Ciri-ciri Kepemimpinan otoriter

Kepemimpinan otoriter adalah gaya khas yang ditandai dengan kontrol terpusat yang kuat dari seorang pemimpin atas semua aspek pengambilan keputusan.

Dalam situasi seperti ini, pemimpin memegang semua wewenang dan tanggung jawab, sering kali mengambil keputusan tanpa meminta masukan dari pengikutnya.

Bawahan atau pengikut di bawah kepemimpinan ini memiliki otonomi yang terbatas, karena mereka hanya diberi sedikit kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dan diharapkan untuk mengikuti perintah tanpa perdebatan apa pun.

Ciri khas dari gaya ini adalah kepatuhannya yang ketat terhadap peraturan dan protokol, sehingga tidak ada ruang untuk fleksibilitas atau penyimpangan dari pedoman yang telah ditetapkan.

Selain itu, dalam kerangka otoriter, terdapat hierarki yang jelas, yang memastikan adanya rantai komando yang terdefinisi dengan baik di mana setiap tingkatan menyadari sepenuhnya tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Dukhon itu Apa ? Menjadi Salah Satu dari 10 Tanda Utama Kiamat, Ketahui Apa itu Dukhon dan Bacaan Doa Melindungi Diri dari Dukhon

Pro dan kontra dari kepemimpinan otoriter

Kepemimpinan otoriter dipuji dan dikritik karena pendekatannya yang unik terhadap manajemen. 

Meskipun hal ini menawarkan keuntungan tertentu dalam hal kecepatan pengambilan keputusan dan kejelasan peran, hal ini juga membawa potensi tantangan, terutama terkait inovasi dan semangat kerja karyawan.

Halaman:

Tags

Terkini